Aplikasi BRISPOT Dorong Kinerja Segmen Mikro BRI

Aplikasi BRISPOT Dorong Kinerja Segmen Mikro BRI
Deretan ATM Bank Rakyat Indonesia ( Foto: Istimewa )
Herman / WBP Rabu, 24 April 2019 | 17:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berhasil meraih laba bersih konsolidasian sebesar Rp 8,20 triliun hingga akhir kuartal pertama 2019. Dibandingkan kuartal pertama 2018 yang mencapai Rp 7,42 triliun, laba tersebut tumbuh 10,42 persen.

Wakil Direktur Utama Bank BRI, Sunarso menyampaikan, capaian positif ini salah satunya disokong oleh kinerja penyaluran kredit yang tumbuh double digit. Hingga akhir Maret 2019, penyaluran kredit BRI tercatat sebesar Rp 855,47 triliun atau tumbuh 12,91 persen year on year (yoy). Kredit mikro juga masih menjadi porsi terbesar penyaluran kredit BRI dengan sharing mencapai 33,21 persen dari seluruh portofolio pinjaman.

"Kinerja segmen mikro BRI ini didorong oleh keberhasilan perseroan melakukan digitalisasi pada proses bisnis, salah satunya melalui aplikasi BRISPOT. Aplikasi ini merupakan sebuah terobosan digital Bank BRI untuk membuat proses kredit mikro lebih cepat, efisien, paperless dan digital base," kata Sunarso, di acara pemaparan kinerja BRI Triwulan I-2019 yang diselenggarakan di Kantor Pusat Bank BRI, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Sunarso menambahkan, saat ini seluruh tenaga pemasar mikro BRI telah menggunakan BRISPOT dalam melakukan proses kredit, dan hal tersebut terbukti efektif karena proses kredit mikro di BRI menjadi lebih cepat.

Dengan memanfaatkan aplikasi BRISPOT, lanjut Sunarso, proses kredit mikro yang sebelumnya memakan waktu hingga dua minggu, kini bisa lebih cepat menjadi rata-rata dua hari. BRI ke depannya juga akan lebih mempercepat proses tersebut hingga dalam hitungan jam. "Hal ini sesuai dengan visi Bank BRI untuk mempertahankan dan menumbuhkan segmen mikro menjadi minimal 50 persen dari market share," ujar Sunarso.

Bila dirinci, di kuartal pertama 2019 kredit mikro mencapai Rp 284,11 triliun atau tumbuh 13,17 persen yoy, kredit konsumer Rp 133,35 triliun atau tumbuh 9,63 persen yoy, kredit ritel dan menengah Rp 240.51 triliun tumbuh 13,47 persen yoy, serta kredit korporasi Rp 197,48 triliun atau tumbuh 14,15 persen yoy.

Khusus untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga akhir Maret 2019, BRI berhasil menyalurkan Rp 25,32 triliun kepada lebih dari 1,2 juta debitur, atau setara 29,11 persen dari total target yang telah ditetapkan di 2019.



Sumber: BeritaSatu.com