BI: Modal Asing Masih Deras Mengalir Pasca-pemilu

BI: Modal Asing Masih Deras Mengalir Pasca-pemilu
Perry Warjiyo. ( Foto: Antara )
Aichi Halik / AHL Kamis, 25 April 2019 | 21:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masih terus mengalir masuk ke Indonesia setelah pelaksanaan Pemilu serentak 2019 pada 17 April lalu.

Hingga posisi saat ini atau year to date, aliran modal asing yang masuk ke Indonesia sebesar Rp 73,28 triliun.

Rinciannya, aliran modal asing yang masuk lewat Surat Berharga Negara (SBN) sebanyak Rp 58,38 triliun. Sisanya Rp 14,9 triliun masuk ke pasar saham.

"Ini adalah realisasi yang sudah masuk termasuk angka-angka setelah pemilu. Termasuk angka-angka di 18 April maupun 22 April 2019," kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Gedung BI, Jakarta Pusat, Kamis (25/4/2019).

Menurut Perry, kencangnya aliran modal asing turut didorong dari Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed yang tak menaikkan suku bunga acuan pada tahun ini dan tahun depan.

"The Fed tidak akan menaikkan suku bunga tahun ini dan tahun depan," ujar Perry.

Menurut Perry, pasar SBN Indonesia semakin menarik. Dengan begitu, investor makin sangat percaya menanamkan uangnya di Indonesia.

Apalagi, sambung Perry, ditambah dengan pertumbuhan ekonomi yang makin membaik. Dia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5 persen - 5,4 persen.

"Sehingga dengan prospek ekonomi yang akan lebih baik, tentu saja memberikan suatu ekspektasi, bahwa menanamkan di sekuritas termasuk equity akan semakin baik.” jelas Perry.



Sumber: BeritaSatu TV