Kompetisi DSC|X Dorong Kemunculan Wirausahawan Muda

Kompetisi DSC|X Dorong Kemunculan Wirausahawan Muda
Kick Off Submission Diplomat Success Challenge (DSC) 2019 di One Space by Kedasi, TCC Batavia Tower, Jakarta, Rabu (15/5/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Rabu, 15 Mei 2019 | 23:02 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Peluang untuk menjadi wirausaha muda Indonesia dengan mendapatkan modal usaha terbuka lebar. Pasalnya, kompetisi wirausaha Diplomat Success Challenge (DSC) kembali digelar. DSC merupakan program kompetisi kewirausahaan yang memberikan peluang kepada kaum muda untuk menjadi seorang wirausaha sukses melalui pengembangan ide-ide kreatif.

DSC|X hadir dengan format baru agar dapat menjangkau luas generasi muda, yaitu mereka yang berusia 18-45 tahun, memiliki usaha atau ide bisnis kreatif, menyukai tantangan dan pekerja keras dalam berwirausaha.

“DSC|X merupakan komitmen besar kami untuk memperkuat kewirausahaan di Indonesia. Target pertumbuhan wirausaha memang penting, tapi tak kalah penting juga adalah bagaimana agar para pelaku wirausaha tersebut siap menghadapi tantangan industri 4.0,” ujar penyelenggara DSC X, Doni Arya, di sela acara Kick Off Submission Diplomat Success Challenge (DSC) 2019 di One Space by Kedasi, TCC Batavia Tower, Jakarta, Rabu (15/5/2019) petang.

Doni Arya berharap, DSC|X tahun 2019 yang akan dibuka pendaftaran mulai tanggal 15 Mei sampai dengan 17 Agustus 2019 dapat menjaring sebanyak mungkin ide-ide bisnis kreatif dan sesuai trend dari calon-calon wirausahawan muda di seluruh Indonesia.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, program DSC|X tahun 2019 akan bekerja sama dengan Coworking Indonesia, yang merupakan penggerak komunitas dengan tujuan utama membangun pertumbuhan kewirausahaan dan ekonomi Indonesia melalui coworking.

Tahun ini bersama Coworking Indonesia, program DSC|X mengadakan Roadshow berbagai kampus dan coworking space di sembilan kota di Indonesia dengan tujuan memberikan pengetahuan dan wawasan tentang kewirausahaan yang melibatkan alumni DEN dan Local Heroes, sekaligus juga mendorong mahasiswa untuk dapat
berpartisipasi dalam DSC|X tahun 2019.

"Coworking space adalah salah satu wadah paling efektif untuk menumbuhkan jejaring, keahlian dan kesempatan untuk tumbuh bagi wirausaha. Perkumpulan Coworking Indonesia mendukung inisiatif DSC|X karena program-program yang relevan bagi pertumbuhan dan kesuksesan anggota dan komunitasnya menjadi nilai tambah suatu coworking space,” ungkap Presiden Coworking Indonesia, Faye Alund.

Tidak hanya hibah modal usaha dengan total sebesar Rp 2 milliar yang akan diberikan kepada finalis terpilih sesuai dengan kebutuhan usaha, program DSC|X tahun 2019 juga memberikan kesempatan kepada peserta terpilih untuk mendapatkan pendampingan atau mentoring untuk membangun pola pikir usaha yang sukses sebagai bagian dari pengembangan usaha berkelanjutan.

Di DSC|X kali ini finalis akan mendapatkan mentoring dari Michael Tampi (Venture Capitalist &Angel Investor) , Muhammad Aga (Co-Founder Coffee S.M.I.T.H, Roaster, IBC Champion 2018), Pangeran Siahaan (Founder & CEO Asumsi.co) dan Dr. Dina Dellyana (Dosen SBM ITB, Entrepreneur, Musisi). Para mentor inilah akan mendampingi finalis terpilih selama masa inkubasi agar dapat menyiapkan rencana bisnis dan menerapkannya secara tepat.

Proses kurasi mulai dari seleksi, masa inkubasi, dan penentuan finalis, yang akan dimulai DSC|X melibatkan juri dan mentor yang memiliki pengalaman mumpuni di masing-masing bidang, seperti Surjanto Yasaputra, dari Wismilak Group, HelmyYahya, Direktur TVRI dan juga tokoh terkenal sekaligus pengusaha sukses serta Antarina SF Amir, Direktur Highscope Indonesia.

"DSC|X kali ini berbeda dari tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya kami berkolaborasi dengan partner strategis untuk menjangkau lebih luas lagi, ditambah dengan ide bisnis yang diaudisi jauh lebih banyak, yakni 150 tiap 5 kota, total 750 proposal,” ujar Ketua Dewan Komisioner DSC|X 2019, Surjanto Yasaputera.

Selain itu, terang Surjanto, 20 ide bisnis yang terpilih di tingkat nasional akan mendapatkan pendampingan dari national mentor sebelum ide bisnis tersebut dipresentasikan di depan publik dan disaksikan langsung saat Final Day di De Tjolomadoe-Karanganyar, Jawa Tengah.



Sumber: BeritaSatu.com