BRI, Primadona Baru Pasar Modal

BRI, Primadona Baru Pasar Modal
Dewan Juri Emiten Terbaik 2019 (ki-ka) Primus Dorimulu, Amir Abadi Jusuf, Lily Widjaja, Suheri dan Pemimpin Redaksi Majalah Investor Komang Darmawan ( Foto: Beritasatu Photo / Uthan A Rachim )
Heru Andriyanto / HA Jumat, 17 Mei 2019 | 00:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kinerja PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (kode saham: BBRI) terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, dan sepanjang 2018 lalu memposisikan perseroan sebagai bank paling menguntungkan di Indonesia.

Di Bursa Efek Indonesia, BRI tampil sebagai raksasa dengan memuncaki daftar emiten dengan nilai aset, laba bersih, dan ekuitas terbesar di antara 629 emiten yang terdaftar di BEI per April 2019.

Hal tersebut terungkap dalam data yang dihimpun majalah Investor dan dirilis pada acara penganugerahan Best Listed Companies di Jakarta, Kamis (16/5/2019) malam.

Dalam ajang tersebut, BRI terpilih sebagai emiten terbaik untuk kategori perbankan.

Dalam dua tahun terakhir, aset BRI sudah mengalahkan sesama BUMN, Bank Mandiri. Per Desember 2018, BRI mencatatkan aset konsolidasi Rp 1.296,9 triliun, tumbuh 15,2% dibandingkan Desember 2017 senilai Rp 1.126,2 triliun.

Pada periode yang sama, Bank Mandiri mencatat aset Rp 1.202,25 triliun, naik 6,9% dari 2017 yang sebesar Rp 1.124,70 triliun.

BRI juga unggul jauh dari Bank Central Asia, Bank Negara Indonesia, Astra International, dan Bank Tabungan Negara.

Aset BRI

Laba bersih BRI pada 2018 tercatat Rp 32,42 triliun atau naik 11,6% dari tahun sebelumnya untuk menggusur PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) dari puncak 10 besar emiten dalam segi laba.

Posisi kedua ditempati Astra dengan Rp 27,37 triliun, sementara Telkom melorot ke posisi tiga dengan Rp 26,98 triliun.

Laba BRI

Keperkasaan BRI berlanjut dengan memuncaki daftar 10 besar emiten dari sisi ekuitas dengan nilai Rp 185,28 triliun pada 2018 lalu.

Posisi tersebut diraih dengan menggusur Bank Mandiri ke posisi dua, dengan ekuitas Rp 184,96 triliun.

ekuitas BRI

Para analis berpendapat bahwa 2019 ini saham perbankan masih sangat layak dikoleksi dan rekomendasi untuk pada investor adalah BRI, BNI, dan Mandiri.

Tim riset Mirae Asset Sekuritas, misalnya. memberikan pangdangan positif terhadap pertumbuhan kinerja keuangan BRI tahun ini. Pihaknya bahkan memperkirakan kenaikan laba bersih BRI sebesar 12% tahun ini menjadi Rp 36,15 triliun.

“Kami memperkirakan pertumbuhan pendapatan bunga bersih perseroan akan lebih baik tahun ini didukung atas NIM yang relative stabil, sehingga laba bersih perseroan diperkirakan tetap bertumbuh,” ungkap analis Mirae Asset Sekuritas Lee Young Jun dalam risetnya di Jakarta, belum lama ini.



Sumber: BeritaSatu.com