KSEI Luncurkan Generasi Terbaru AKSes Next-G

KSEI Luncurkan Generasi Terbaru AKSes Next-G
(ki-ka) Direktur BEI Laksono Widodo, Komisaris KSEI Dian Fithri Fadilla, Komisaris Utama KSEI Rahmat Waluyanto, Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Efek OJK Ridwan, Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi, Direktur KSEI Syafruddin, Direktur KSEI Supranoto Prajogo, Dirut KPEI Sunandar saat meluncurkan AKSes Next Generation di Bursa Efek Indonesia, Senin (20/5/2019). ( Foto: Beritasatu Photo/Uthan )
Herman / Feriawan Hidayat / FER Senin, 20 Mei 2019 | 13:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) meluncurkan fasilitas AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas) generasi terbaru atau AKSes Next Generation (AKSes Next-G).

Fasilitas AKSes merupakan fasilitas yang disediakan KSEI agar investor di pasar modal dapat secara langsung memantau portofolio kepemilikan Efek dan/atau dana yang tersimpan di dalam Rekening Dana Nasabah sebagai upaya meningkatkan transparansi informasi dan perlindungan investor. Peluncuran fasilitas AKSes pertama kali dilakukan KSEI pada tahun 2009 dengan nama Investor Area.

KSEI

Direktur Utama KSEI, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan, pengembangan AKSes Next-G merupakan inisatif KSEI dan salah satu proyek multi-years yang termasuk dalam rencana strategis KSEI jangka panjang. Upgrade fasilitas AKSes dilakukan untuk menambahkan fitur-fitur yang menarik sehingga yang memanfaatkan fasilitas AKSes menjadi semakin banyak.

"Hingga akhir tahun 2018, jumlah investor yang menggunakan fasilitas AKSes masih kurang dari 12 persen. Beberapa kendala yang dihadapi antara lain karena proses registrasi masih membutuhkan dokumen fisik berupa Kartu AKSes dan PIN Code, disamping itu fitur-fitur yang sangat terbatas pada fasilitas AKSes versi sebelumnya,” terang Friderica Widyasari Dewi di Jakarta, Senin (20/5/2019).

Friderica menambahkan, salah satu alasan utama KSEI mengembangkan AKSes Next-G adalah karena masih rendahnya pemanfaatan Fasilitas AKSes serta adanya kebutuhan dari investor untuk proses login yang lebih cepat dan mudah.

"Sebelumnya, untuk menggunakan fasilitas AKSes, investor harus lebih dahulu menerima Kartu AKSes dan PIN Code yang kadang membutuhkan waktu karena dokumen berbentuk fisik dan proses distribusi. Dengan AKSes Next-G, cukup menggunakan data pribadi untuk login," terang Friderica.

Proses registrasi investor pada AKSes Next-G lebih mudah karena hanya perlu memasukkan data diri berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk investor lokal, nomor paspor untuk investor asing atau nomor Single Investor Identification (SID) untuk investor institusi.

Data lain yang diperlukan antara lain nama, alamat email, dan nomor handphone. Dalam proses registrasi, juga dilakukan verifikasi antara data yang dimasukan dengan data yang ada pada sistem Utama KSEI (C-BEST atau S-INVEST), sehingga yang dapat login ke fasilitas AKSes Next-G adalah investor yang benar-benar sudah dibukakan Sub Rekening Efek atau Rekening Investasi.

Lebih lanjut, Friderica menyampaikan, tampilan baru fasilitas AKSes juga dibuat lebih menarik dengan memperhatikan penataan halaman utama dan menu. Pada halaman utama (landing page), pengguna fasilitas AKSes dapat melihat data statistik pasar modal dan informasi berita/artikel seputar industri keuangan.

"Untuk data yang lebih spesifik, tersedia pada menu 'Pusat Informasi'. Menu tersebut sangat istimewa karena kini data investor per daerah di Indonesia hingga ke tingkat kota dapat diakses oleh publik," imbuh Friderica.

Sesuai dengan singkatannya yaitu Acuan Kepemilikan Sekuritas, fasilitas AKSes Next-G belum lengkap tanpa sarana untuk memantau portofolio investasi milik investor. Menu untuk memantau portofolio investasi dapat diakses di AKSes Next-G melalui 'Portofolioku'. Berbeda dengan versi sebelumnya, portofolio investasi milik investor kini tersaji dalam bentuk tabel dan grafik yang dikategorikan pada tiap-tiap jenis investasi. Data tersebut juga dapat diunduh (download) apabila diperlukan.

AKSes Next-G dikembangkan dengan mengadopsi teknologi informasi terkini sesuai best practice, yang mudah dikelola dan expandable. Hal ini memberikan kemudahan bagi KSEI apabila kedepannya akan menambah fitur-fitur tambahan dalam fasilitas AKSes Next-G.

Dengan pengembangan AKSes Next-G ini diharapkan KSEI dapat memberikan fitur yang tidak terbatas pada mutasi aset investor tetapi juga tambahan layanan kepada stakeholder pasar modal lain sehingga mampu menyiapkan landasan yang memadai bagi visi KSEI sebagai Financial and Information Hub.



Sumber: BeritaSatu.com