Menhub Pastikan Harga Tiket Pesawat Sudah Turun
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menhub Pastikan Harga Tiket Pesawat Sudah Turun

Senin, 20 Mei 2019 | 20:22 WIB
Oleh : Herman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah terhadap aspirasi masyarakat yang menggaggap tiket pesawat terlalu mahal, Pemerintah telah menurunkan tarif batas atas penerbangan melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019 yang ditandatangani pada Rabu (15/5/2019) malam.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan, berdasarkan hasil pantauan di lapangan, maskapai-maskapai telah menerapkan aturan tersebut. Sesuai ketentuan yang berlaku, penurunan berkisar antara 12 – 16 persen.

"Tarif sebelumnya dirasakan mahal oleh masyarakat. Tetapi kita sudah keluarkan ketentuan, tarif batas atas diturunkan (rata-rata) 15 persen. Maskapai-maskapai juga sudah mengikuti aturan tersebut," kata Budi Karya Sumadi dalam acara Forum Merdeka Barat 9, di Jakarta, Senin (20/5/2019).

Menhub juga menyampaikan apresiasinya kepada maskapai penerbangan yang telah menurunkan harga tiket pesawat. Dengan penurunan tersebut, diharapkan hal ini akan membantu masyarakat dalam mudik Lebaran kali ini.

Menhub juga menambahkan akan terus mengawasi dan mengevaluasi kebijakan ini. Ia mengatakan kebijakan penurunan harga tiket ini adalah untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan masyarakat, dalam hal ini aspek perlindungan konsumen dan perlindungan dari persaingan tidak sehat. Selain itu yang turut diperhatikan adalah keselamatan dan keamanan penerbangan, serta kepentingan penyelenggara jasa angkutan penerbangan.

“Pasti akan kita awasi dan evaluasi secara berkala,” ujar Menhub.

Untuk memastikan keselamatan dan keamanan pesawat selama musim mudik, pemeriksaan terhadap keamanan pesawat atau ramp check juga gencar dilakukan. Menhub juga berharap dilarangnya pengoperasian pesawat Boeing 737 Max 8 tidak mengurangi kekhawatiran masyarakat untuk mudik menggunakan pesawat.

"Kekhawatiran dengan Max 8 tidak beroperasi, masyarakat diharapkan confidence mudik dengan pesawat udara. Kita juga himbau tidak membawa barang terlalu banyak dan tidak perlu," ujar Menhub.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana Banguningsih Pramesti menyampaikan, keputusan baru penuruna tarif batas atas tiket pesawat ini akan dievaluasi secara berkala setiap tiga bulan dan sewaktu waktu apabila terjadi perubahan signifikan yang mempengaruhi keberlangsungan kegiatan badan usaha angkutan udara.

"Ketentuan ini berlaku untuk angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri kelas ekonomi yang terdiri dari tiga kelas pelayanan, yaitu full services, medium services, dan low cost carrier atau LCC. Ketentuan ini juga hanya untuk pesawat sejenis jet," jelas Polana.

Polana juga berharap agar masyarakat dapat memahami bahwa harga tiket itu bersifat fluktuatif. Terkait penentuan dasar tarif menurutnya tidak hanya dipengaruhi oleh single factor tapi multi factor, di antaranya biaya operasional penerbangan, jasa kebandarudaraan (PSC), jasa pelayanan navigasi penerbangan, pajak, asuransi, harga avtur dan Iain-Iain. Beberapa komponen ini juga sangat dipengaruhi oleh kurs dollar terhadap rupiah.

"Perlu juga dipahami bahwa harga tiket yang dibeli masyarakat adalah TBA ditambahkan dengan ppn, iuran wajib Jasa Raharja, PSC, dan Tuslah apabila memang ada," jelas Polana.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tugu Insurance dan Zensung Kembali Jalin Kerja Sama

Tugu Insurance dan Zensung sepakat menawarkan produk yang di-bundling.

EKONOMI | 20 Mei 2019

Patra Land Urbano dan Patra Land Amarta Apartment Gelar Harga Spesial Ramadan dan Idulfitri

Para pembeli cukup melunasi uang muka sebesar 20%.

EKONOMI | 20 Mei 2019

Pegadaian Gandeng 3 BUMN Jual Tabungan Emas dan Umroh

Bentuk sinergi bisnis antarperusahaan Badan Usaha Milik Negara dalam penjualan produk

EKONOMI | 20 Mei 2019

Kibif Tingkatkan Kapasitas Produksi 300%

Penambahan fasilitas ini diharapkan secara bertahap dapat meningkatkan produksi dari 40 ton menjadi 80 ton per hari atau 2.000 ton per bulan.

EKONOMI | 20 Mei 2019

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.450 Per Dolar AS

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.145-Rp 14.460 per dolar AS.

EKONOMI | 20 Mei 2019

Tarif Tiket Pesawat di 3 Bandara Terpantau Sesuai Aturan

Kemhub berharap masyarakat dapat menjangkau penyesuaian tarif yang diberlakukan.

EKONOMI | 20 Mei 2019

Indonesia Tekankan Jaminan Hak-hak Negara Berkembang dalam WTO

Bahasan difokuskan pada mekanisme penyelesaian sengketa perdagangan, transparansi kebijakan perdagangan.

EKONOMI | 20 Mei 2019

Mardani H Maming Siap Gerakkan Ekonomi Daerah

Ke depan, Hipmi dan Pemerintah harus membuat sebuah kebijakan di mana para pengusaha muda di daerah mudah untuk mendapatkan bantuan modal.

EKONOMI | 20 Mei 2019

IHSG Ditutup Naik 80 Poin di Tengah Tekanan Bursa Asia

Sebanyak 252 saham menguat, 178 saham melemah, dan 153 saham stagnan.

EKONOMI | 20 Mei 2019

Hadapi UE, RI Harus Punya Konsep Kawasan Hutan dan Deforestasi

Sebagian besar kebun sawit berasal hutan yang terdegradasi dan oleh pemerintah dialokasikan untuk kawasan nonhutan.

EKONOMI | 20 Mei 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS