Pullman Ciawi Bidik Segmen Menengah Atas

Pullman Ciawi Bidik Segmen Menengah Atas
Gerbang hotel Pullman Ciawi ( Foto: edo rusyanto )
Edo Rusyanto / EDO Rabu, 22 Mei 2019 | 23:22 WIB

 

Bogor, Beritasatu.com – Hotel Pullman Ciawi Vimala Hills, Bogor membidik segmen menengah atas termasuk tamu kalangan korporasi yang menggelar pertemuan bisnis. Hotel yang menelan investasi sekitar Rp 1 triliun itu resmi beroperasi Selasa (22/5).

“Kami membidik segmen middle high dari Jakarta, juga korporasi yang menyelenggarakan pertemuan selain tamu keluarga yang hendak berlibur serta kalangan ekspatriat," ujar Zaldy Wihardja, assistant vice president Residential Marketing PT Agung Podomoro Land Tbk, kepada Investor Daily, di Bogor, Selasa (21/5).

Dia menambahkan, hotel yang berdiri di atas areal seluas 10 hektare (ha) ini berkapasitas 208 kamar dan 21 vila.
“Potensinya sangat besar. Karena lokasi kami tidak jauh dari Jakarta,” katanya.

Menurut Rita Elizabeth, director of Marketing & E-commerce Pullman Hotels and Resorts memasuki libur Lebaran pihaknya kebanjiran pesanan. "Okupansi kami 100% saat ini. Tarif yang kami kenakan Rp 1 juta plus," kata dia.

Zaldy mengatakan, hotel bintang lima itu dilengkapi sejumlah fasilitas seperti kolam renang, restoran, dan sejumlah ruang pertemuan. Grand ballroom Pullman Ciawi mampu menampung 1.300 orang.

Menurut dia, Pullman Ciawi Vimala Hills sangat tepat untuk special events keluarga, traveler yang menginginkan akomodasi premium, serta menunjang event-event wedding. Selain itu, dapat menjadi pilihan untuk meeting, incentives, conferences, and exhibitions (MICE).

Bagi APL, hotel di Ciawi merupakan merek Pullman yang kedua setelah Pullman Central Park, Jakarta. Bedanya,Pullman di Jakarta mengusung desain modern kontemporer, sedangkan di Bogor bertema resort. Selain itu, APL juga tengah mempersiapkan hotel yang sama di Bandung, Jawa Barat.

Hingga kini, kata dia, APL memiliki enam hotel. Bisnis hotel menjadi salah satu sumber pendapatan berkesinambungan (recurring income).

 

Pembangunan Apartemen

Sementara itu, kata Zaldy, selain hotel Pullman, di Vimala Hills Villa and Resort juga akan diisi vila dan apartemen.
"Saat ini, dari total luas 100 hektare, kami sudah mengembangkan seluas 80 hektare," kata dia.

Untuk apartemen, tambahnya, akan dibangun mulai 2020. Sedangkan untuk vila, dari 600 unit tersisa sekitar 30 unit. "Kami optimistis tahun ini habis terjual, kini harga vila itu mulai Rp 2 miliar per unit," ujarnya.

Di sisi lain, kata Zaldy, prospek penjualan vila di kawasan Puncak, Bogor masih potensial. Selain karena merupakan kawasan wisata, juga didukung oleh kehadiran infrastruktur transportasi yang cukup massif. Kini, selain ditopang oleh tol Jagorawi yang menghubungkan Jakarta dengan Ciawi, juga tertopang oleh tol Bogor, Ciawi, Sukabumi (Bocimi).

Dia menuturkan, Vimala Hills menawarkan vila mulai dari tipe satu kamar tidur hingga empat kamar tidur. Letak ketinggian masing-masing vila berbeda. "Sisa vila yang ada terletak di dua klaster terakhir yang berada di ketinggian 600 hingga 700 meter di atas permukaan laut," kata Zaldy.

Karena itu, tambahnya, Vimala Hills menjadi tempat yang ideal untuk berolahraga, relaksasi, dan beraktivitas bersama keluarga mengingat udaranya sangat sejuk dengan pemandangan yang indah.
"Total investasi Vimala Hills berkisar Rp 2,5 triliun hingga Rp 3 triliun," jelas Zaldy.



Sumber: Investor Daily