Tuduhan LSM terhadap PLTA Batang Toru Tidak Benar

Tuduhan LSM terhadap PLTA Batang Toru Tidak Benar
Totalitas tanpa batas untuk konservasi. ( Foto: Istimewa )
Rangga Prakoso / Nurjoni / AO Kamis, 23 Mei 2019 | 16:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Kementerian energi dan Sumber Daya mineral (ESDM) Harris menegaskan, tuduhan pihak LSM terhadap PLTA Batang Toru tidak benar. Pasalnya, PT NSHE sudah melakukan upaya-upaya dalam menjaga kelestarian lingkungan termasuk orangutan.

"Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sudah bersurat ke Presiden. Tidak ada masalah mengenai lingkungan," ujar Haris kepada Investor Daily, baru-baru ini. Menurut dia, Presiden Joko Widodo sudah mendapat penjelasan KLHK mengenai PLTA Batang Toru. Hanya saja, dia enggan membeberkan isi surat yang dilayangkan kepada Presiden tersebut.

“Surat itu bersifat internal,” jelas dia. "KLHK sudah bersurat ke Presiden. Tidak ada masalah mengenai lingkungan," katanya.

Hal senada diungkapkan Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Munir Ahmad. Menurut dia, PLTA khususnya yang bertipe peaker bisa dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan listik dan meminimalkan penggunaan pembangkit berbahan bakar minyak (BBM) pada saat beban puncak.

Munir menambahkan, PLTA Batang Toru akan memanfaatkan kolam penampung yang tidak luas sehingga tidak akan mengubah bentang alam dan berdampak minimal pada ekosistem yang ada di sekitarnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu menyayangkan jika masih ada pihak yang menentang pengembangan PLTA Batang Toru dengan alasan untuk perlindungan orangutan.

Menurut dia, memperhatikan orangutan memang penting, tetapi jangan melupakan kebutuhan rakyat terhadap energi. “Orangutan penting, tapi orang beneran yang bermartabat jangan dilupakan," katanya.

Pengembangan proyek energi terbarukan, kata Gus, sudah pasti ramah lingkungan karena membutuhkan kelestarian alam agar pembangkit listrik bisa beroperasi berkesinambungan.

Pemanfaatan energi terbarukan dengan memanfaatkan sumber daya alam (SDA) di tanah air merupakan bagian yang dapat memperkuat ketahanan nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kebijakan itu harus bebas dari intervensi yang kerap dikampanyekan oleh LSM asing.(rap)



Sumber: Investor Daily