Indef Nilai Target Pertumbuhan 2020 5,6% Sulit Dicapai
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Indef Nilai Target Pertumbuhan 2020 5,6% Sulit Dicapai

Kamis, 23 Mei 2019 | 19:48 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah baru-baru ini mengumumkan target pertumbuhan ekonomi dalam Rencana Anggaran Penerimaan dan Belanja (APBN) 2020 di kisaran 5,3 persen-5,6 persen, kurs rupiah Rp 14.000 - 15.000 per dolar AS dan harga minyak mentah Indonesia (ICP) US$ 60-70 per barrel.

Di mata Wakil Direktur Instite for Development of Economics and Finance (Indef), Eko Listiyanto, pertumbuhan ekonomi 2020 dalam asumsi makro sebesar 5,3 persen-5,6 persen sulit dicapai. Ada beberapa hal yang mendasari pendapatnya tersebut. Pertama terkait Produk Domestik Bruto (BDB) yang masih bertumpu pada laju konsumsi di kisaran 4,9 persen - 5,2 persen. Sementara momentum mendorong konsumsi semakin menipis seiring perekonomian global yang melambat akibat perang dagang yang kembali memanas dan sejumlah aspek geopolitik.

"Ada potensi konsumsi melambat di 2020 seiring perekonomian global yang lesu. Terlebih lagi dalam skenario pertumbuhan di 2020 tersebut, asumsi laju impor ditargetkan hampir setara dengan laju ekspor, sementara kita tahu bahwa pada 2018 laju impor hampir dua kali lipat dari laju ekspor Indonesia. Ini jelas tidak mudah," kata Eko Listyanto, di acara diskusi Indef, di Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Di sisi target investasi (Pembentukan Modal Tetap Bruto/PMTB), Eko Listyanto mencatat selama era Presiden Jokowi laju investasi PMTB belum mampu tumbuh hingga 7 persen. Sementara pada skenario pertumbuhan 2020, pemerintah menghendaki PMTB mampu tumbuh 7,0 persen-7,4 persen. "Ini tugas berat bagi Tim ekonomi nantinya, karena pertumbuhan global melambat, sementara investasi ditargetkan meningkat," ujar Eko Listyanto.

Di sisi sektoral, terutama terkait target laju sektor industri pengolahan di tahun depan sebesar 5,0 persen - 5,5 persen menurutnya juga akan menjadi tantangan. Selama 2018, industri pengolahan tumbuh flat di 4,3 persen. Eko Listyanto menilai untuk dapat bertahan di angkat tersebut saja mungkin cukup berat karena di triwulan pertama 2019 hanya tumbuh 3,86 persen. "Badai perang dagang AS-Tiongkok dapat menjadi batu sandungan berkelanjutan bagi laju industri pengolahan," sambung Eko Listyanto.

Poin berikut terkait asumsi nilai tukar di 2020 sebesar Rp 14.000 - 15.000 per dolar AS. Menurut Eko Listyanto, asumsi ini cukup realistis, artinya masih dalam range yang optimistis dapat dicapai oleh Bank Indonesia. Tantangannya muncul dari neraca transaksi berjalan yang kecenderungan defisitnya melebar. Di samping itu aspek hot money yang trennya meningkat dalam perekonomian Indonesia juga perlu diwaspadai karena sangat sensitif terhadap isu geo politik dan keamanan.

Untuk harga minyak mentah Indonesia menurutnya juga cukup realistis. Apalagi saat ini harga minyak juga bergerak dalam range harga tersebut. "Perlambatan ekonomi global dapat menggambarkan asumsi harga minyak ini, di mana secara fundamental jika ekonomi melambat umumnya harga energi (minyak) cenderung landai. Namun, aspek geopolitik negara-negara produsen minyak mentah tetap penting diperhatikan, mengingat dinamika harga minyak tidak selalu berelasi dengan demand dan supply, bahkan kerap kali lebih dipengaruhi faktor politik," papar Eko Listyanto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Intan Fauzi: Saatnya Para Pelaku Usaha Ultra Mikro Dibantu

Intan Fauzi menyampaikan pandangannya terkait progres pembentukan holding ultra mikro (UMi) .

EKONOMI | 22 September 2021

Kemperin Putuskan Pabrik Aice Group Lulus Sertifikasi ISO 9001

Pengakuan lulus sertifikasi ISO 9001:2015 dan analisis bahaya dan pengendalian titik kritis (HACCP) diterima Aice dari lembaga sertifikasi BBIA Kemperin.

EKONOMI | 22 September 2021

Direktur Utama Garudafood Borong Saham GOOD Rp 2,2 Miliar

Direktur Utama PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) Hardianto Atmadja melakukan aksi pembelian saham usahanya GOOD sebanyak 6 juta lembar saham.

EKONOMI | 22 September 2021

Bahan Bangunan Inovatif Jadi Elemen Penting Arsitektur Modern

Teknologi bahan bangunan inovatif, turut memiliki peran penting terhadap suksesnya rancangan desain sebuah karya arsitektur.

EKONOMI | 22 September 2021

Ini Cerita di Balik BI Tahan Suku Bunga Acuan 3,5%

Bank Indonesia (BI) pada 20-21 September 2021 memutuskan untuk kembali mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,50%.

EKONOMI | 22 September 2021

Permintaan Alat Berat Naik, Hexindo Incar Pendapatan US$ 359,42 Juta

PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), emiten distributor alat berat hingga akhir 2021 menargetkan pendapatan US$ 359,42 juta dan laba bersih US$ 31,75 juta.

EKONOMI | 22 September 2021

PP Presisi Rombak Jajaran Komisaris

PT PP Presisi Tbk (PPRE), emiten sektor konstruksi resmi memberhentikan secara hormat komisaris Muhammad Toha Fauzi.

EKONOMI | 22 September 2021

Kempupera Bangun Jaringan Irigasi Tersier Lewat Program Padat Karya Tunai

Saluran irigasi tersier di desa Cileunya, Kabupaten Kuningan, dikerjakan melalui program padat karya tunai dengan melibatkan partisipasi masyarakat setempat.

EKONOMI | 22 September 2021

Rayakan HUT Ke-31, Guardian Berikan Penghargaan kepada Tokoh Inspiratif

Merayakan HUT ke-31, Guardian memberikan penghargaan kepada 31 tokoh yang dianggap memiliki kontribusi serta dampak positif yang nyata dalam kehidupan.

EKONOMI | 22 September 2021

Inovasi Anak Usaha INOV Diganjar Penghargaan Original Rekor Indonesia

Plasticpay memperoleh penghargaan dari Original Rekor Indonesia (ORI) sebagai pemecah rekor gerakan pilah sampah dari rumah.

EKONOMI | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Waspada Cuaca Ekstrem di 27 Wilayah Ini

Waspada Cuaca Ekstrem di 27 Wilayah Ini

NASIONAL | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings