BKDP Selesaikan Proyek Hotel dari Dana Private Placement

BKDP Selesaikan Proyek Hotel dari Dana Private Placement
Jajaran direksi dan komisaris PT Bukit Darmo Property Tbk, dari kiri ke kanan, Brasada Chandra (Direktur), Jokky Wahyoedi Hidayat (Dirut), Letjen (Purn.) Tarub (Komisaris Independen) usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPLB) di Surabaya, Jumat (24/5/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Jumat, 24 Mei 2019 | 22:43 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) menyetujui rencana perseroan untuk menggelar private placement dengan menerbitkan 683,09 juta saham atau 10 persen dari jumlah yang telah ditempatkan dan disetor.

Direktur PT Bukit Darmo Property Tbk, Brasada Chandra, mengatakan, mengingkatnya kebutuhan dana yang akan digunakan oleh perseroan untuk menyelesaikan satu proyek, private placement itu akan digelar secepatnya dan terbuka lebar bagi semua investor termasuk perusahaan yang terafiliasi dengan perseroan. Dana yang diperoleh dari penerbitan saham ini nanti diharapkan sebanyak Rp79,79 miliar, dimana sebanyak Rp 65 miliar akan digunakan untuk menyelesaikan proyek hotel yang saat ini sudah merampungkan struktur bangunan dan tingggal menyelesaikan mechanical electical plumbing (MEP) serta interior hotel.

"Penyelesain MEP dan interior hotel sudah dimulai sejak 15 Mei 2019 lalu dan kita berharap dalam 10 hingga 11 bulan kedepan atau akhir 2020 proyek hotel ini akan selesai dan langsung bisa dioperasikan,” kata Brasada pada acara paparan publik Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bukit Darmo Property Tbk di Surabaya, Jumat (24/5/2019).

Brasada menjelaskan pembangunan proyek hotel sebenarnya sudah dimulai sejak dua tahun lalu dan sudah menyerap dana hampir Rp 80 miliar untuk menyelesaikan pekerjaaan strukturnya, namun dalam perjalananya, desain mengalami perubahan.

"Penyelesaian proyek hotel hingga pengoperasiannya nanti merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kinerja perseroan kedepan,” jelas Brasada.

Selain hotel, perseroan juga sedang menyiapkan beberapa proyek lainnya, yakni bangunan ballroom yang berada disamping hotel dengan kapasitas 1.500 tempat duduk serta proyek apartemen 2 tower yang lokasinya di sekitar itu di lahan seluas 1,3 hektar. Kedua proyek itu sekarang ini sedang menyelesaikan desain dan konsultasi perizinan serta menghitung kebutuhan dananya.

"Kita targetkan tahun ini desain dan konsultasi perizin ke Pemkot Surabaya bisa rampung dan segera bisa dimulai pembangunannya,” ungkap Brasada.

Brasada menambahkan pada kuartal I/2019 Bukit Darmo mencatat penjualan bersih sebesar Rp 11,98 miliar, turun 24,3 persen dibandingkan periode sama pada 2018 sebesar Rp 15,84 miliar.

"Pada kuartal pertama 2019 ini kita masih mengami kerugian sebesar Rp5,79 miliar, tapi kerugian ini lebih kecil dibandingkan periode sama tahun 2018 sebesar Rp 6,49 miliar. Selama dua tahun terakhir kerugian kita turun 30 persen sampai 40 persen dan tahun ini kita berharap kita sudah tidak rugi lagi sampai akhir tahun ini,” pungkas Brasada.

 



Sumber: BeritaSatu.com