5 Tips Cerdas Mengelola THR

5 Tips Cerdas Mengelola THR
Ilustrasi THR ( Foto: Istimewa )
Rully Satriadi / RSAT Sabtu, 25 Mei 2019 | 12:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Mendekati Hari Raya Idul Fitri atau lebaran, ada hal yang sangat dinanti para pekerja yakni tunjangan hari raya (THR). THR merupakan penghasilan tahunan yang tidak rutin, sehingga sangat menyenangkan mendapatkan uang tambahan tersebut.

Lalu apakah kita sudah mengelola dengan bijak? Jangan-jangan uang THR sudah habis sebelum lebaran, atau seusai lebaran tagihan dan utang malah menumpuk. Terlebih lagi lebaran tahun ini berdekatan dengan libur kenaikan dan masa pendaftaran sekolah.

Lalu bagaimana agar THR benar-benar bermanfaat dan dapat digunakan optimal, maka diperlukan perencanaan pengelolaan uang THR dengan menentukan skala prioritas dan membagi pengeluaran dalam persentase tertentu.

“Langkah utama yang harus dilakukan, yaitu menghitung perkiraan uang THR yang akan diterima, lalu membuat anggaran pengeluaran hari raya,” ujar Christiana Fara Dharmastuti, Kepala Program Studi Manajemen Unika Atma Jaya dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Jumat (24/5).

Christiana mengatakan, meski uang THR ditujukan untuk keperluan hari raya, tetapi sangat penting untuk menyisihkan terlebih dahulu minimal 10 persen dari penerimaan untuk menambah tabungan atau dapat dikelompokkan sesuai skala prioritas. "Dengan komitmen dan disiplin dalam mengelola uang THR sesuai rencana, maka keuangan keluarga akan lebih lebih sehat dan sejahtera," ujar Christiana.

Berikut 5 tips yang dibagikan dalam mengelola uang THR;

1. Orang yang Berhak
Prioritaskan uang THR digunakan membayar zakat, dan orang-orang yang harus diberikan haknya seperti pembantu, sopir, pegawai, dan orang tua.

2. Melunasi Utang
Gunakan uang THR untuk melunasi utang dan tunggakan yang ada, khususnya utang yang sifatnya tidak tetap seperti tagihan kartu kredit, pinjaman online, maupun pinjaman lain yang memiliki biaya bunga tinggi.

3. Kebutuhan Lebaran
Prioritas lainnya adalah kebutuhan lebaran seperti pakaian, makanan, minuman. Pada saat berbelanja, gunakan prinsip belanja cerdas. Misalnya, memperhatikan apakah barang yang dibeli merupakan kebutuhan atau keinginan; memanfaatkan promosi dan diskon, serta membuat perbandingan dengan belanja online yang biasanya lebih murah.

4. Biaya Mudik
Jika melakukan mudik, perlu diperhitungkan biaya transportasi, akomodasi, dan juga konsumsi selama perjalanan nanti. Perencanaan dengan membeli tiket murah, pembelian tiket dari jauh hari, dan memanfaatkan mudik ekonomis yang banyak dilaksanakan berbagai
organisasi dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran.

5. Dana Cadangan
THR merupakan tambahan pemasukan yang penerimaannya tidak rutin. Tambahan pemasukan ini menjadi kesempatan baik untuk menambah dana cadangan yang dapat menjadi investasi atau tabungan untuk menambah kebutuhan tidak terduga di masa mendatang.

 

 



Sumber: Suara Pembaruan