Do-It Ingatkan Masyarakat Bijak Pinjam Dana di Fintech

Do-It Ingatkan Masyarakat Bijak Pinjam Dana di Fintech
Ilustrasi Fintech
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Sabtu, 25 Mei 2019 | 21:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Do-It, financial technology (fintech) peer to peer (P2P) lending yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggiatkan penyuluhan pada masyarakat agar dapat memanfaatkan dana pinjaman yang diperoleh dengan baik dan bijak di tengah maraknya fintech liar di Indonesia.

“Sebelum meminjam, masyarakat harus memastikan perusahaan tersebut resmi terdaftar di OJK,” kata Direktur Do-It, Kadi, dalam keterangan yang diterima Beritasatu.com Sabtu (25/5/2019).

Do-It tegas Kadi, berupaya mendorong agar masyarakat semakin produktif dan terhindar dari masalah keuangan melalui fintech yang bertanggungjawab. Nasabah kata dia, harus memahami batas biaya pinjaman adalah 0,8 persen per hari. Hal ini sejalan dengan aturan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) yang diumumkan Maret lalu. "Do-It sendiri menawarkan pinjaman dengan mengenakan biaya 0,8 persen per hari sesuai ketetapan tersebut. Hal ini sejalan dengan komitmen untuk senantiasa patuh pada regulasi OJK," kata Kadi.

Do-It juga berupaya agar proses pinjaman berlangsung transparan dan jelas, termasuk pemberian informasi hak dan kewajiban pengguna di awal. Bahkan, kata Kadi, Do-It sudah menetapkan consumer hotline, sehingga nasabah yang memiliki pertanyaan dan keluhan dapat langsung menghubungi. "Meski berdampak pada penambahan biaya operasional, Do-It tetap lakukan demi kepentingan nasabah," kata Kadi.

Hal ini dilakukan sesuai komitmen untuk memberdayakan masyarakat, terutama kelompok masyarakat produktif yang belum tersentuh layanan keuangan. "Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang baik dan beretika termasuk penetapan biaya pinjaman, jangka waktu pelunasan, dan hal lain sesuai regulasi dan aturan yang berlaku," tegas Kadi.

Semangat tersebut juga dibuktikan oleh upaya Do-It yang aktif mengadakan edukasi finansial pada masyarakat. Khusus di bulan Ramadan sudah diadakan sejumlah acara di Jawa maupun Sulawesi, yang diikuti lebih dari 400 peserta termasuk wanita di sektor usaha kecil menengah mikro (UMKM), pelajar di Depok hingga kelompok petani di Manado.

Do-It adalah perusahaan teknologi keuangan yang bergerak di bidang peer-to-peer lending, menghubungkan peminjam dengan pemberi pinjaman guna membantu masyarakat dalam memberikan pinjaman produktif. Do-It memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan analisa big data dalam proses verifikasi data nasabah.



Sumber: BeritaSatu.com