Lorena Tambah Layanan Angkutan Bandara

Lorena Tambah Layanan Angkutan Bandara
Lorena. ( Foto: Istimewa )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Rabu, 12 Juni 2019 | 17:11 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Emiten transportasi darat, PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) akan menambah layanan angkutan bandara dari saat ini dua rute menjadi enam rute.

"Pada tahun 2018 kami telah mendapat izin prinsip dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) sebanyak 43 trayek yang melayani sejumlah rute," kata Direktur PT Eka Sari Lorena Transport Tbk, Dwi Rianta Soerbakti usai rapat umum pemegang saham (RUPS) perseroan di Bogor, Rabu (12/6/2019) seperti dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com.

Dari enam rute yang mendapat izin prinsip, saat ini perseroan telah menjalankan dua rute yaitu Kota Wisata/Legenda Wisata/Mall Ciputra Cibubur – Bandara Halim Perdana Kusuma; serta Rancamaya/Royal Tajur/Depo Lorena Bogor – Bandara Halim Perdana Kusuma. "Potensi angkutan bandara sebagai suatu yang menjanjikan untuk meningkatkan kinerja di masa mendatang," kata Dwi Rianta Soerbakti.

Adapun empat rute lainnya adalah Kota Wisata/Legenda Wisata/Mall Ciputra Cibubur – Bandara Halim Perdana Kusuma; Rancamaya/Royal Tajur/Depo Lorena Bogor – Bandara Halim Perdana Kusuma; South Quarter, Mall Point Square – Bandara Halim Perdana Kusuma; South Quarter, Mall Point Square – Bandara Soekarno Hatta; Q-Biq, AEON Mall, Halte Trans BSD - Bandara Halim Perdana Kusuma; serta Q-Biq, AEON Mall, Halte Trans BSD – Bandara Soekarno Hatta. "Rute lainnya akan dijalankan secara bertahap mulai bulan Juli 2019," kata Dwi Rianta Soerbakti.

lorena

Dwi Rianta Soerbakti mengatakan, 2018 merupakan tahun ke-3 program konsolidasi dan perubahan model bisnis bagi PT Eka Sari Lorena Transport Tbk. Rute-rute yang berkompetisi langsung dengan kereta api dan pesawat telah ditutup. "Perseroan tetap membuka peluang di tahun mendatang untuk kembali berpartisipasi di Transjakarta dengan mengajukan diri untuk turut serta dalam program peremajaan armada Transjakarta yang direncanakan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan PT Transportasi Jakarta," kata Dwi Rianta Soerbakti.

Perseroan juga melanjutkan strategi bisnis yang sudah dijalankan pada 2017 yaitu mengubah business model dari layanan Mass Public Transportation menjadi Boutique Mass Transportation. "Hal ini merupakan strategi Perseroan untuk menciptakan product and services differentiation” dibandingkan para pesaing," kata Dwi Rianta Soerbakti.

Di awal semester II tahun 2018, PT Eka Sari Lorena Transport Tbk telah melakukan ekspansi corporate rental” dengan masa kontrak kerja di atas 1 tahun. Selain itu perseroan juga mempertajam commuter lines yaitu Transjabodetabek Reguler (TJR) dan Jakarta Residence Connection (JRC).

Dari segi pemasaran, perseroan terus memperkuat digital marketing & e-ticketing (on-line ticketing dan penjualan di Traveloka, AlfaMart dan Indomart) dalam pembayaran tiket yang dipesan oleh calon penumpang. “Melalui penjualan tiket e-Commerce, cakupan wilayah pemasaran tidak terbatas hanya di Indonesia saja, bahkan hingga ke luar negeri," ujar Dwi Rianta Soerbakti.



Sumber: BeritaSatu.com