6 Perusahaan RI Masuk 2.000 Perusahaan Terbesar Dunia

6 Perusahaan RI Masuk 2.000 Perusahaan Terbesar Dunia
Ilustrasi dolar AS. ( Foto: Antara )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Kamis, 13 Juni 2019 | 10:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Forbes belum lama ini merilis peringkat 2.000 perusahaan pubik terbesar di dunia yang menyumbang pendapatan lebih US$ 40 triliun dan aset lebih US$ 186 triliun. Dari total 2.000 perusahaan, ada enam perusahaan asal Indonesia yang masuk daftar.

Pemeringkatan perusahaan global 2000 yang memasuki tahun ke-17 ini, didasarkan pada gabungan pendapatan, laba, aset, dan nilai pasar. Berdasarkan riset Forbes, perusahaan publik terbesar itu tersebar di 61 negara dimana 10 negara mendominasi dalam dalam daftar perusahaan terbesar.

Dari 10 perusahaan teratas dalam daftar, AS dan Tiongkok adalah dua dari tiga negara yang masuk dalam Global 2000 sejak tahun lalu. AS sekarang memiliki 575 perusahaan dalam daftar, naik 16 dari 559 pada tahun lalu. Dominasi tersebut diikuti Tiongkok dengan 309 perusahaan dan Jepang 223 perusahaan.

Meskipun saat ini menghadapi perlambatan pertumbuhan global, Tiongkok sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia dan pusat manufaktur terbesar terus memperkuat kehadirannya di Global 2000. Untuk pertama kalinya, Tiongkok mendominasi jajaran 10 besar.

Ketika daftar perusahaan global 2000 pertama kali dirilis pada tahun 2003, Tiongkok dan Hong Kong hanya memiliki 43 perusahaan dalam daftar, dibandingkan dengan 776 dari Amerika Serikat.

6 Perusahaan Indonesia Masuk Daftar
Dari Indonesia, ada enam emiten yang masuk dalam jajaran perusahaan publik terbesar dunia yakni PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) di posisi 363. BRI yang didirikan Aria Wiraatmaja pada 16 Desember 1895 dan berkantor pusat di Jakarta ini, fokus pada segmen mikro, dan ritel. Penjualan BRI 2018 tercatat US$ 9,4 miliar, laba bersih US$ 2,3 miliar, aset US$ 90,2 miliar dan kapitalisasi pasar US$ 38,8 miliar

Berikutnya PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) di posisi 481. Perusahaan yang didirikan 2 Oktober 1998 ini mencatat penjualan US$ 8 miliar, laba bersih US$ 1,8 miliar, aset US$ 83,6 miliar dan kapitalisasi pasar US$ 25,9 miliar

Selanjutnya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) di peringkat 553 dengan penjualan US$ 5,2 miliar, laba bersih US$ 1,8 miliar, aset US$ 57,4 miliar dan kapitalisasi pasar US$ 49,4 miliar

Sementara PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) di posisi 747 dengan penjualan US$ 9,4 miliar, laba bersih US$ 1,3 miliar, aset US$ 13,8 miliar dan kapitalisasi pasar US$ 27,2 miliar.

Adapun PT Bank Negara Indonesia (BNI) di posisi 835 dengan penjualan US$ 4,9 miliar, laba US$ 1,1 miliar, aset US$ 56,2 miliar, dan kapitalisasi pasar US$ 13,1 miliar.

Terakhir PT Gudang Garam Tbk di peringkat 1.448 dengan penjualan US$ 6,7 miliar, laba bersih US$ 547 juta, aset US$ 4,8 miliar dan kapitalisasi pasar US$ 10,8 miliar.



Sumber: Forbes