Kinerja RFB Ungguli Perusahaan Pialang Berjangka

Kinerja RFB Ungguli Perusahaan Pialang Berjangka
Direktur Utama PT Rifan Financindo Berjangka (RFB), Ovide Decroli. ( Foto: Beritasatu Photo / Stefy Thenu )
Stefy Tenu / FER Jumat, 14 Juni 2019 | 18:30 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Perusahaan pialang terbesar di Indonesia, PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) kembali mencatat kinerja mengagumkan pada kuartal pertama tahun 2019.

Berdasarkan laporan hasil kinerja Perseroan, total volume transaksi meroket naik 32,41 persen menjadi 365,796 lot, dibandingkan kuartal pertama tahun 2018 sebesar 276,265 lot.

"Atas pencapaian ini, PT RFB kembali berada di urutan pertama dari seluruh perusahaan pialang berjangka di Indonesia berdasarkan data Bursa Berjangka Jakarta dengan penguasaan pangsa pasar hingga 18,47 persen," ujar Direktur Utama PT RFB, Ovide Decroli, di Semarang, Jumat (14/6/2019).

Ovide menuturkan, total volume transaksi bilateral atau Sistem Perdagangan Alternative (SPA) perseroan menjadi katalis dengan kontribusi mencapai 81,80 persen dan tumbuh mengagumkan dari jumlah transaksi sebesar 58,35 persen atau 299,206 lot.

Sementara total volume transaksi multilateral, menurut Ovide, sedikit terkoreksi 23,73 persen dari kuartal pertama tahun 2018. Tertekannya harga komoditas domestik hingga akhir Maret ini, seperti minyak sawit, karet, emas, dan logam lainnya yang menunjukkan tren penurunan harga menyebabkan perlambatan pada volume transaksi multilateral.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh karyawan dan tim marketing yang berhasil mencetak prestasi kinerja membanggakan di kuartal pertama tahun ini. Kendati dalam situasi tahun politik, namun cukup membuktikan bahwa pertumbuhan tetap terjaga stabil,” ujar Ovide.

Dijelaskan, sepanjang Januari hingga Maret 2019, total nasabah baru RFB naik sebanyak 922 nasabah. Dibandingkan tahun 2018 pada posisi yang sama meningkat 39,49 ersen. Strategi layanan edukasi dengan pengalaman yang menyenangkan menjadi andalan perseroan untuk menjaring nasabah.

Sejak berdiri pada tahun 2000, RFB terus berupaya menjadi perusahaan pialang berjangka terbesar yang dijalankan dengan taa kelola perusahaan yang baik dengan mengutamakan layanan yang prima kepada nasabah dengan tim marketing yang andal.

Saat ini, RFB tercatat sudah memiliki 1 kantor pusat di Jakarta, dan 9 kantor cabang di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Solo, Yogyakarta, Medan, Pekanbaru dan Palembang. Perluasan ekspansi masih akan dilakukan di beberapa kota besar lain, dengan fokus menjangkau nasabah potensial agar semakin dekat.

"Seluruh sumber daya yang kami miliki sekarang akan terus kami perbesar dan perkuat, sehingga kami pun tetap optimistis bahwa target 1,5 juta lot hingga akhir tahun 2019 akan tercapai dengan komposisi 1,1 juta lot untuk volume transaksi bilateral, dan 400.000 lot untuk volume transaksi multilateral,” ujar Ovide.

Sementara itu, Kepala Cabang PT RFB Semarang, Mia Amalia, menambahkan, Kota Semarang memiliki prospek yang sangat menggairahkan untuk bisnis perdagangan komoditas berjangka ini.

"Buktinya, dari 18 nasabah pada 2018 lalu, data hingga Maret tahun ini meningkat menjadi 50 orang, atau meningkat 177,78 persen," ujar Mia.



Sumber: Suara Pembaruan