Tiongkok Kurangi Kepemilikan Surat Utang AS di Tengah Perang Dagang

Tiongkok Kurangi Kepemilikan Surat Utang AS di Tengah Perang Dagang
Ilustrasi dolar AS. ( Foto: Antara )
/ WBP Selasa, 18 Juni 2019 | 09:21 WIB

Washington, Beritasatu.com- Tiongkok mengurangi kepemilikan pada surat utang pemerintah Amerika Serikat (US treasury) terhitung April 2019, di tengah perang dagang kedua negara yang semakin memanas.

Kepemilikan Tiongkok atas surat utang pemerintah AS turun menjadi US$ 1,113 triliun pada April, merupakan bulan kedua berturut-turut di mana kepemilikannya berkurang, menurut data yang dirilis Departemen Keuangan AS pada Senin (17/6/2019).

Namun demikian, Tiongkok masih menjadi pemegang asing terbesar atas surat utang pemerintah AS. Tiongkok memiliki US$ 1,121 triliun pada Maret, sedikit menyusut dari bulan sebelumnya.

Sementara kepemilikan Jepang atas obligasi AS turun menjadi US$ 1,064 triliun AS pada April dari US$ 1,078 triliun pada Februari.

Gabungan kepemilikan Tiongkok dan Jepang lebih dari sepertiga dari total kepemilikan asing atas surat utang pemerintah AS.

Sementara gabungan akuisisi luar negeri neto sekuritas jangka panjang AS, sekuritas jangka pendek AS, dan arus perbankan, hasilnya adalah arus keluar asing neto sekuritas AS senilai US$ 7,8 miliar pada April.



Sumber: Xinhua, Antara