Benny Soetrisno Dinilai Layak Pimpin GPEI

Benny Soetrisno Dinilai Layak Pimpin GPEI
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kanan) memberikan ucapan selamat kepada Benny Soetrisno sebagai Dewan Pembina Himpunan Industri Mebel dan Kerajian Indonesia (HIMKI) di Kementerian Perindustrian, Jakarta 28 Juli 2016. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengharapkan agar HIMKI bersama jajaran pengurus dan anggota-anggotanya dapat turut andil dalam memajukan industri furnitur dan kerajinan Indonesia. ( Foto: Istimewa )
Ridho Syukro / HA Selasa, 18 Juni 2019 | 22:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Benny Soetrisno dinilai layak untuk kembali menjadi ketua umum (ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) lagi. Sebab, Benny dianggap sukses menjabat posisi ini.

“Benny Soetrisno masih layak berada di GPEI dan dipilih lagi sebagai ketua umum. Benny merupakan sosok pengusaha yang mengerti perdagangan dan familiar dengan isu perdagangan,” kata Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Shinta Kamdani di Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Menurut dia, GPEI merupakan organisasi yang bertanggung jawab untuk meningkatkan ekspor. Indonesia membutuhkan ekspor sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi.

Dalam pandangan dia, Indonesia merupakan negara besar dengan prospek ekspor menjanjikan. Anggota GPEI merupakan perusahaan-perusahaan berorientasi ekspor, sehingga yang menjadi ketua umum harus sosok yang mengerti perdagangan dan regulasi.

Ketua GPEI, kata dia, juga harus mengetahui detail pasar ekspor dan produk-produk unggulan yang siap bersaing.

"GPEI adalah organisasi besar, sehingga pemimpinnya juga harus mahir perdagangan," ujar dia.

Benny ditetapkan sebagai ketum GPEI berdasarkan hasil musyawarah nasional keenam GPEI serta dikuatkan dengan putusan yang berkekuatan hukum tetap dari Mahkamah Agung (MA). Kedudukan Benny sebagai ketum dikuatkan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap dari MA Nomor 435 PK/PDT/2018 tanggal 8 Oktober 2018 jo. Nomor 1087 K/PDT/2013 tanggal 13 Mei 2014 jo putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor 27/PDT/2012/PT DKI tanggal 7 Juni 2012 jo putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 1504/PDT.G/2009/PN.JKT.SEL tanggal 2 Juni 2010.

Sesuai sertifikat merek GPEI Nomor Pendaftaran IDM000317490 tanggal pendaftaran 19 Agustus 2011, GPEI telah didaftarkan terlebih dahulu kepada Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual pada Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.



Sumber: Investor Daily