Wall Street Menguat Dipicu Rencana Pertemuan Trump dan Xi Jinping

Wall Street Menguat Dipicu Rencana Pertemuan Trump dan Xi Jinping
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. ( Foto: AFP / Spencer Platt )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Rabu, 19 Juni 2019 | 08:26 WIB

New York, Beritasatu.com- Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street pada perdagangan Senin malam waktu setempat atau Selasa pagi WIB (18/6/2019) ditutup menguat.

Mengacu data Bloomberg, Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik 353,0 poin (1,35 persen) mencapai 26.466, Nasdaq composite index menguat 108,0 (1,39 persen) mencapai 7.954 sedangkan S&P 500 index naik 28,1 (0,97 persen) mencapai 2.918.

Dow Jones melonjak lebih dari 350 poin karena harapan kesepakatan perdagangan Tiongkok. Para investor optimis pada kesepakatan perdagangan AS-Tiongkok setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dirinya akan bertemu dengan Presiden Xi Jinping, pada KTT G-20 di Jepang.

Sentimen positif juga muncul dari harapan bahwa dan bank sentral AS (the Fed) akan melonggarkan kebijakan moneter akhir tahun ini. Investor mengikuti dengan cermat pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve AS pada Selasa (18/6/2019) dan Rabu (19/6/2019) waktu setempat.

Pertemuan kebijakan dua hari bank sentral AS sedang berlangsung hingga Rabu waktu setempat, yang telah memicu spekulasi pasar pada langkah moneter dovish The Fed tahun ini.

Mayoritas saham-saham unggulan atau bluechips Dow 30 memperpanjang kenaikan, dengan Boeing dan Intel masing-masing menguat 5,37 persen dan 2,69 persen, memimpin kenaikan. Peka terhadap perdagangan global, kedua perusahaan tersebut secara luas dipandang sebagai indikator utama dampak real-time perkembangan perdagangan AS-Tiongkok di pasar saham.

Namun saham Facebook turun hampir 0,29 persen, setelah raksasa media sosial itu pada Selasa (18/6/2019) mengumumkan rencana untuk menciptakan mata uang digital baru.



Sumber: BeritaSatu.com