MNC Bank Fokus Bisnis Bank BUKU II

MNC Bank Fokus Bisnis Bank BUKU II
RUPS PT MNC Bank di Jakarta Kamis 20 Juni 2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Whisnu Bagus )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Kamis, 20 Juni 2019 | 14:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank) hingga kuartal pertama 2019 mencatat laba bersih Rp 3,08 miliar dan laba operasional Rp 3,28 miliar atau turun dari kuartal I-2019 sebesar Rp 94 miliar. Tahun ini, perseroan fokus bisnis bank umum berdasarkan kegiatan usaha (BUKU) II. Sebagai gambaran, saat ini MNC Bank masuk ketagori bank BUKU II dengan kepemilikan modal inti antara Rp 1 triliun hingga kurang dari Rp 5 triliun

“Momentum kinerja bank yang terus terjaga ke arah yang positif adalah berkat kerja keras seluruh tim, serta dukungan dari pemegang saham dan sinergi berbagai entitas bisnis di MNC Group. Kinerja yang kami raih saat ini menjadi pemicu semangat kerja agar bisnis dan rentabilitas MNC Bank terus meningkat sepanjang 2019 ini," kata Presiden Direktur MNC Bank, Mahdan Ibrahim usai rapat umum pemegang saham (RUPS) perseroan di Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Instrumen keuangan MNC Bank lainnya terus meningkat, mulai dari total aset menjadi Rp 10,922 triliun, total kredit menjadi Rp 7,641 triliun, total simpanan menjadi Rp 8,580 triliun dan ekuitas Rp 1,440 triliun.

Mahdan Ibrahim mengatakan, hingga saat ini MNC Bank masih dalam tahap pengembangan bisnis jangka panjang sebagai bank BUKU II. Terdapat tiga tahapan yang mesti dilalui perusahaan. Tahap pertama yakni pembangunan fondasi bisnis dan telah dilakukan oleh manajemen. Saat ini, MNC Bank tengah memasuki tahap kedua yakni memfokuskan bisnis di sektor bank BUKU II. Setelah itu, tahap terakhir menjaga pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. "Kita akan meningkatkan sinergi dengan MNC Group supaya memberikan nilai tambah untuk pengembangan banknya. Jumlah karyawan kan besar, ini kita manfaatkan," ujar Mahdan Ibrahim.

Mahdan mengungkapkan, dalam melanjutkan tahap kedua transformasi, Bank MNC memperkuat fokus untuk meningkatkan jumlah nasabah (customer base) dan nilai transaksi pada segmen konsumer dan UKM, sementara segmen korporasi dan komersial sebagai pendukung.

Sementara RUPS tahunan menyetujui laporan tahun buku 2018. Untuk laba bersih audited 2018 sebesar Rp 57,02 miliar setelah menelan kerugian sebesar Rp 685 miliar pada 2017 silam. Kinerja positif 2018 ditopang oleh peningkatan laba operasional yang mencapai Rp 80,20 miliar. Selain itu, total aset 2018 menjadi Rp 10,855 triliun, total kredit menjadi Rp 7,512 triliun dan ekuitas Rp 1,430 triliun. Total simpanan pada 2018 sedikit menurun ke Rp 8,470 triliun, namun dengan rasio dana murah yang lebih tinggi.

Selain itu, pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pemegang saham MNC Bank juga menyetujui penegasan kembali pemberian wewenang mengenai pelaksanaan Waran Seri III dan IV serta pelaksanaan penerbitan Management and Employee Stock Option Program (MESOP).



Sumber: BeritaSatu.com