Studi: Merek FMCG Paling Banyak Dipilih Konsumen Indonesia
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

Studi: Merek FMCG Paling Banyak Dipilih Konsumen Indonesia

Jumat, 21 Juni 2019 | 11:22 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Kantar, perusahaan data, wawasan, dan konsultasi terkemuka di dunia merilis hasil brand footprint yakni studi tahunan yang mengukur merek yang paling sering dibeli konsumen. Brand footprint mencakup sektor fast moving consumer good (FMCG), seperti makanan, minuman, perawatan rumah, produk kesehatan dan kecantikan.

General Manager of Kantar Indonesia, Worldpanel Division, Venu Madhav menjelaskan untuk mendapatkan pertumbuhan bisnis, penting untuk suatu merek mendapatkan lebih banyak pembeli dan membuat mereka membeli lebih sering. "Ini berarti suatu merek harus terus relevan dengan kebutuhan konsumen yang mudah berubah dan selalu dapat mengidentifikasi peluang baru untuk tumbuh,” kata Venu Madhav dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Jumat (21/6/2019).

Hasil studi brand footprint Indonesia di perkotaan besar (urban) menyebutkan, kategori makanan mendominasi 10 peringkat teratas. Sementara pemain teratas berasal dari produk rumah tangga, minuman, perawatan pribadi dan produk susu.

Selain itu, studi ini menunjukkan merek lokal berhasil membangun kehadiran yang lebih kuat, di mana 50 persen dari 10 merek teratas berasal dari produsen lokal. Kemampuan pemain lokal untuk mengadopsi dengan cepat ke tren konsumen terbaru memungkinkan mereka untuk lebih produktif dalam meluncurkan inovasi baru ke pasar lokal.

Marketing Director Kantar Indonesia Fanny Murhayati, menyatakan bahwa menjadi merek yang paling banyak dipilih adalah cerminan dari popularitas merek dan seberapa dekat merek tersebut dengan konsumen di Indonesia.

"Pemain dapat menerapkan beberapa strategi untuk mendapatkan lebih banyak pembeli, seperti menarik pembeli baru, meningkatkan ketersediaan merek ke sejumlah lokasi geografis, atau bahkan bermain di beberapa kategori," kata Fanny Murhayati.

Berikut 10 besar merek produk yang dipilih konsumen Indonesia di kota besar termasuk Jakarta yakni Indomie, So Klin, Kapal Api, Royco, Masako, Mie Sedaap, Frisian Flag, Molto, Indofood dan Lifebuoy.

Sebagai gambaran, pilihan konsumen dalam brand footprint mengamati jumlah pembelian merek rumah tangga (penetrasi pasar) dan berapa sering merek tersebut dibeli (frekuensi).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Bantu Penerbangan Indonesia, Caketum Hipmi akan Pasang Remote Tower

Jika remote tower dipasang pada bandara-bandara terpencil, kita dapat dengan mudah memantau dari jauh dengan akurasi yang cukup tinggi.

EKONOMI | 21 Juni 2019

ESDM Bantah Isu Kenaikan Tarif Listrik

Pemerintah tidak memiliki rencana untuk menaikkan TTL.

EKONOMI | 21 Juni 2019

Dibuka Menguat, IHSG Berbalik ke Zona Merah Sejalan Bursa Asia

Pukul 09.10 WIB, IHSG turun 3,78 poin (0,06 persen) menjadi 6.332.

EKONOMI | 21 Juni 2019

Harga Minyak Meroket Dipicu Ketegangan AS dan Iran

Minyak Brent untuk pengiriman Agustus melonjak US$ 2,63 atau 4,3 persen, menjadi US$ 64,45 per barel.

EKONOMI | 21 Juni 2019

Menhub Apresiasi Dukungan Stake Holder Turunkan Tiket Pesawat

Menhub mengapresiasi dukungan semua pihak pemangku kepentingan untuk bekerja sama dalam upaya menurunkan harga tiket pesawat.

EKONOMI | 21 Juni 2019

Awal Sesi, Rupiah Naik Sejalan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.130 - Rp 14.130 per dolar AS.

EKONOMI | 21 Juni 2019

Harga Emas Naik 3,57% Pasca-the Fed Tahan Suku Bunga

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik US$ 48,1 atau 3,57 persen, menjadi US$ 1.396,9 per ounce.

EKONOMI | 21 Juni 2019

Wall Street Naik Didorong Saham Energi

Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik 249,2 poin (0,94 persen) mencapai 26.753.

EKONOMI | 21 Juni 2019

PT Pembangunan Jaya Ancol Bagikan Deviden 37,96% dari Laba Bersih 2018

Ke depan akan banyak inovasi yang dikembangkan, baik dari segmen rekreasi maupun properti. Saat ini, segmen rekreasi masih mendominasi pendapatan hingga 90%.

EKONOMI | 20 Juni 2019

Pertemuan Pemimpin ASEAN, Presiden Jokowi Diminta Bicara Perlindungan PMI

Presiden harus bicarakan perlindungan PMI di negara-negara ASEAN.

EKONOMI | 20 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS