5 Hal yang Perlu Anda Ketahui soal Libra, Mata Uang Facebook

5 Hal yang Perlu Anda Ketahui soal Libra, Mata Uang Facebook
Mata uang digital (cryptocurrency) Facebook, Libra. (Foto: Ist)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Jumat, 21 Juni 2019 | 11:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Facebook akan meluncurkan cryptocurrency bernama Libra mulai tahun 2020 nanti. Mata uang digital ini didesain sebagai "perantara" bagi mata uang tradisional. Ke depannya, Facebook berharap Libra dapat diterima sebagai bentuk pembayaran dan mengubah perekonomian dunia.

Apa itu Libra?
Libra adalah mata uang kripto yang dikembangkan Facebook. Libra dapat digunakan sebagai perantara mata uang tradisional. Dengan kata lain, Libra dapat ditukarkan dengan mata uang fiat, digunakan untuk mentransfer uang dan untuk membeli barang. Facebook mengklaim semua ini dilakukan tanpa biaya transaksi.

Libra dibangun menggunakan blockchain dan nilainya ditetapkan berdasarkan sejumlah mata uang dunia supaya tidak volatil seperti bitcoin. Untuk menghindari volatilitas, Facebook menggandeng perusahaan-perusahaan lain dalam mengatur Libra yang dinamakan Libra Association. Saat ini terdapat 27 perusahaan yang siap menjadi validator transaksi Libra, seperti: Visa, MasterCard, PayPal, eBay, Uber dan Vodafone. Ke depannya, jumlah validator akan terus bertambah hingga lebih dari 100 perusahaan.

Bagaimana cara menggunakan Libra?
Libra baru akan diluncurkan pada 2020. Pengguna Facebook, WhatsApp, dan Messenger dapat menggunakan Libra melalui aplikasi digital wallet di smartphone dengan internet. Pengguna dapat membeli Libra di platform-platform tersebut dengan mata uang lokal dan menggunakannya untuk melakukan transaksi di merchant-merchant tertentu. Libra juga dapat diuangkan dengan mata uang lokal.

Apakah Libra aman digunakan?
Facebook mendirikan anak usaha bernama Calibra untuk menjamin data sosial dan finansial penggunanya terpisah. Libra Association juga akan berbagi tanggung jawab dalam mengelola blockchain Libra. Hanya entitas-entitas yang memiliki akses yang dapat menjadi validator transaksi Libra (permissioned blockchain).

Blockchain Libra menggunakan bahasa pemrograman Move yang menepatkan keamanan sebagai prioritas utama. Move belajar dari pengalaman insiden-insiden keamanan sebelumnya untuk menciptakan kode pemrograman yang lebih mudah dan lebih kecil risikonya terhadap bug. Move juga didesain supaya aset-aset Libra tidak dapat diduplikat.  Orang biasa juga tidak dapat membuat Libra. Blockchain Libra juga menjamin kerahasiaan identitas penggunanya.

Apakah manfaat menggunakan Libra?
Facebook percaya bahwa perekonomian dunia membutuhkan mata uang digital yang stabil, inflasi rendah, diterima secara global dan fungsional. Libra didesain untuk memenuhi kebutuhan ini. Libra didesain untuk menjadi mata uang kripto yang ditopang oleh aset riil -the Libra Reserve- dan didukung oleh jaringan tukar menukar Libra. Ini berarti Libra dapat ditukarkan dengan mata uang fiat sesuai dengan kurs setempat.

Sebagai mata uang kripto, Libra memiliki keunggulan dapat mentransfer uang dengan cepat, lintas batas, dan tanpa biaya/biaya rendah, dan aman karena menggunakan cryptography. Libra juga dapat digunakan untuk transaksi di merchant-merchant tertentu. Libra akan sangat berguna bagi tenaga kerja asing yang mengandalkan transfer dan kelompok masyarakat yang belum terjangkau layanan perbankan karena Libra tidak memerlukan rekening bank.

Apakah Libra akan menggantikan mata uang fiat?
Kesuksesan Libra bergantung kepada trust, masalahnya Facebook belakangan ini mengalami masalah kepercayaan terkait perlindungan data pribadi pengguna. Facebook mencoba mengatasi masalah trust Libra dengan mendistribusikan tanggung jawab ke sesama perusahaan dalam Libra Association.

Banyak pihak yang skeptis dengan masa depan Libra. Matt Stoller dari Opern Market mengatakan Facebook ibarat IMF versi swasta yang dikelola "techbros (sebutan untuk investor teknologi)".

Senator Sherrod Brown dari Partai Demokrat AS dan anggota Komite Perbankan Senat AS mengatakan bahwa Facebook sudah terlalu besar dan memiliki kekuatan untuk mengeksploitasi data penggunanya sehingga "Facebook tidak boleh dibiarkan mengelola mata uang kripto tanpa pengawasan".

Senator Maxine Waters bahkan meminta Facebook menghentikan pengembangan Libra sampai kongres selesai menganalisa isu ini.

Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire mengatakan Libra tidak boleh sampai jadi mata uang berdaulat (sovereign currency).

 



Sumber: BeritaSatu.com