Didorong Tren Ngopi, Wahana Pronatural Genjot Penjualan Biji Kopi

Didorong Tren Ngopi, Wahana Pronatural Genjot Penjualan Biji Kopi
Jajaran direksi PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) (dari kanan ke kiri), Iwan Setiawan (Direktur) dan Samin (Dirut) saat paparan publik hasil RUPSLB perseroan di Jakarta, Rabu (26/6/2019). ( Foto: Ist )
Amrozi Amenan / FMB Rabu, 26 Juni 2019 | 21:56 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) tahun ini menargetkan pertumbuhan penjualan 20 persen. Untuk itu, perseroan tahun akan menggenjot penjualan biji kopi terutama di pasar lokal.

Direktur PT Wahana Pronatural Tbk, Iwan Setiawan mengatakan potensi biji kopi terutama di pasar lokal sangat besar dengan memanfaatkan jaringan grup bisnis yang sudah dimiliki oleh perseroan. “Penjualan kopi biji ini diharapkan akan menjadi komoditas utama, di mana penjualannya akan melampaui rumput laut dan komoditas lainnya,” kata Iwan usai papara publik hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan di Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Menurut Iwan, sampai semester I 2019 ini penjualan kopi biji telah mencapai lebih dari 2.000 ton dengan harga Rp 22.500 per kilogram (kg). Tahun 2018 lalu, biji kopi baru menyumbang sebesar 0,77 persen terhadap total penjualan perseroan sebesar Rp 308,57 miliar. Penjualan rumput laut masih tercatat kontribusinya paling besar 80,81 persen, sedangkan gula konsumsi 11,05 persen. ”Namun dengan strategi perluasan pasar melalui jaringan yang kita miliki, kita optimistis tahun ini kontribusi biji kopi akan meningkat dari tahun lalu,” terang Iwan.

Iwan lebih lanjut mengungkapkan perseroan mulai melakukan diversifikasi usaha dengan menjual komoditas biji kopi sejak 2017 lalu. Memanfaatkan relasi yang bergerak di bidang industri minuman kopi, perseroan berupaya untuk mendapatkan pasar yang baik. Pola hidup masyarakat yang mulai berubah ke arah modern serta usia remaja yang senang terhadap gaya hidup modern dan cenderung konsumtif membuka peluang

usaha baru. Saat ini banyak usaha minuman seperti kafe yang banyak menjual minuman kopi sebagai menu utama merupakan peluang yang sangat baik. “Oleh karena itu kami pun optimistis penjualan kopi biji akan naik di tahun-tahun berikutnya,” papar Iwan.



Sumber: Investor Daily