Ini Pandangan Rhenald Kasali soal Kisruh Laporan Keuangan Garuda
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Pandangan Rhenald Kasali soal Kisruh Laporan Keuangan Garuda

Rabu, 3 Juli 2019 | 13:19 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Maskapai nasonal, PT Garuda Indonesia didenda Rp 1,25 miliar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) karena laporan keuangan 2018 dinilai menyalahi aturan. Dalam laporan itu, perseroan Garuda mengaku meraih laba sekitar US$ 5 juta pada 2018 setelah tahun sebelumnya merugi US$ 213 juta. Garuda mengakui piutang sebagai pendapatan. Piutang ini terkait pengadaan layanan hiburan di dalam pesawat dan konektivitas Wi-Fi yang melibatkan PT Mahaka Aero Teknologi.

"Bisnis airlines memang tak bisa lagi hidup dari pendapatan tiket, sama seperti surat kabar tak bisa lagi hidup dari jualan koran. Nokia saja sebagai stand alone ponsel mati. Semua bisnis sudah berpindah ke superaps karena ini adalah eranya mobilisasi dan orkestrasi," kata akademisi dan praktisi bisnis, Rhenald Kasali di Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Menurut Rhenald Kasali untuk mendapat keuntungan di masa depan, Garuda menciptakan network value. Sayangnya hal ini belum dipahami orang-orang lama, baik sebagai eksekutif, pengusaha lama, atau regulator yang tak mau sabar melihat cara baru tumbuh.

Rhenald Kasali mengatakan, hampir tak ada perusahaan penerbangan di dunia yang stand alone, hanya hidup dari traffic penumpang atau kargo mengingat bisnis ini butuh investasi besar yang dibarengi risiko tinggi. CEO maskapai harus berpikir cari cara-cara baru. Value creation dalam dunia bisnis, sudah tidak bisa lagi dari supply chain karena mahal. Business model dunia baru menandaskan, semua bisnis harus explore value dari ekosistemnya. "Itu sebenarnya yang saya lihat sedang dilakukan oleh Ari Askara (Presdir Garuda), anak muda yang dibesarkan oleh zamannya. Maka dia gandeng Mahata, sebuah startup," kata Rhenald Kasali.

Ari Askhara sebagai newpower kata Rhenald Kasali seperti tengah berhadapan dengan oldpower yang punya uang, jabatan atau kekuasaan. "Mungkin dia salah, mungkin juga tidak. Semua debatable. Perlu waktu dan saling memahami what's going on," kata Rhenald Kasali.

Rhenald Kasali mengungkapkan, mungkin Ari salah kalau pakai kriteria lama. Mungkin juga tidak, kalau pakai kriteria baru. Dunia yang saling mengorkestrasi dan tak harus menguasai asset. "Seperti Gojek yang tak harus bermodal besar tetapi valuasinya bisa lebih besar dari yang punya aset kendaraan banyak," kata Rhenald Kasali.

Soal revenue recognition yang diakui tahun 2018 dan dicatat kantor akuntan publik Rhenald Kasali berpendapat hal ini masih bisa diperdebatkan (debatable). "Namanya juga startup. Mahata itu, model bisnisnya benar-benar baru bagi banyak orang. Cara pembayarannya juga banyak yang belum dikenal orang. Sewaktu Gojek, valuasinya dinilai melebihi Garuda yang assetnya segambreng dan riil itu, sebagian orang juga ribut kok. Debatable, tapi mereka tidak mencuri. Masing-masing punya logikanya sendiri, ada cara lama dan ada cara-cara baru yang belum banyak dikenal orang lama," kata Rhenald Kasali.

Sementara terkait rangkat jabatan sebagai komisaris di Sriwijaya Air, Rhenald Kasali menyatakan, di perusahaan BUMN direksi memang ditunjuk untuk mengawasi anak-anak perusahaannya. "Hanya saja mereka berbeda layanan, beda segmen. Yang satu full service yang satunya minimum service. Marketnya beda," kata Rhenald Kasali.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Ananta Wahana: Manfaat Asuransi Luar Biasa

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Ananta Wahana menegaskan manfaat asuransi luar biasa.

EKONOMI | 19 September 2021

Kawasan Industri Berikan Kontribusi Signifikan untuk Ekonomi Daerah

Kemperin terus mendorong peran kawasan industri (KI) untuk dapat memberikan kontribusi signfikan bagi ekonomi daerah dan nasional.

EKONOMI | 19 September 2021

Menteri Teten Dorong UMKM Jadi Bagian Rantai Pasok Global

Kemkop UKM tengah membuat master plan agar wsaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia menjadi bagian dari rantai pasok industri pembuat komponen.

EKONOMI | 19 September 2021

Pemerintah Akan Kaji Ulang Tingkat IJP KUR Askrindo dan Jamkrindo

Tingkat imbal jasa penjaminan (IJP) kredit usaha rakyat (KUR) pada PT Askrindo dan PT Jamkrindo sebesar 1,175% dinilai belum sesuai dengan risikonya.

EKONOMI | 19 September 2021

Bank KB Bukopin Partial Delisting, Bosowa Terdepak

PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) melakukan partial delisting efektif dilakukan pada Senin (20/9/2021).

EKONOMI | 19 September 2021

KoinWorks Kembali Dipercaya Lendable Inc Salurkan Pembiayaan Rp 435 Miliar

KoinWorks kembali dipercaya Landable Inc untuk menyalurkan pembiayaan modal usaha senilai US$ 30 juta atau sekitar Rp 435 miliar.

EKONOMI | 19 September 2021

Tiga Tahapan BRI Pasca-Rights Issue

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melakukan aksi korporasi rights issue guna mengembangkan ekosistem ultramikro.

EKONOMI | 19 September 2021

La Nyalla: Impor Bukan Solusi Kenaikan Harga Jagung

Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan bahwa impor tidak bisa dijadikan solusi atas masalah tingginya harga jagung.

EKONOMI | 19 September 2021

Kisah Evergrande, Raksasa Properti Tiongkok yang Terancam Bangkrut

China Evergrande Group, perusahaan properti terbesar kedua di Tiongkok berdasarkan penjualan, terancam bangkrut karena terlilit utang hingga US$ 300 miliar.

EKONOMI | 19 September 2021

Desmigratif Hadirkan Pelindungan Komprehensif untuk Pekerja Migran dan Keluarganya

Kemnaker menghadirkan program Desmigratif dengan tujuan untuk memberikan pelindungan yang komprehensif bagi PMI dan keluarga.

EKONOMI | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Ali Kalora


# Mujahidin Indonesia Timur


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Barcelona vs Granada: Tuan Rumah di Atas Angin

Barcelona vs Granada: Tuan Rumah di Atas Angin

BOLA | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings