Dow Jones Turun untuk Ketiga Hari, Investor Tunggu Kesaksian Powell

Dow Jones Turun untuk Ketiga Hari, Investor Tunggu Kesaksian Powell
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. ( Foto: AFP / Drew Angerer )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Rabu, 10 Juli 2019 | 08:31 WIB

New York, Beritasatu.com- Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street pada perdagangan Selasa malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB (10/7/2019) ditutup bervariasi.

Mengacu data Bloomberg, Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup turun 22,7 poin (0,08 persen) mencapai 26.784, Nasdaq composite index naik 43,4 (0,54 persen) mencapai 8.142 sedangkan S&P 500 index naik 3,7 (0,12 persen) mencapai 2.980.

Dow Jones mncatat penurunan 3 hari berturut-turut karena investor menunggu petunjuk Ketua the bank sentral the Fed, Jerome Powell tentang langkah kebijakan moneter Federal Reserve berikutnya.

Powell dijadwalkan akan berbicara di depan Komite Jasa Keuangan pada Rabu waktu setempat.

Pasar telah mempertimbangkan penurunan suku bunga The Fed pada pertemuan kebijakan 30-31 Juli. Namun laporan ketenagakerjaan yang kuat pada 5 Juli telah menurunkan ekspektasi penurunan suku bunga yang agresif.

Kesaksian ini diharapkan akan menjelaskan bagaimana bank sentral akan menetapkan langkah-langkah pelonggaran akhir bulan ini.

Di sisi ekonomi, lowongan pekerjaan AS sedikit menurun ke tingkat disesuaikan secara musiman 7,32 juta pada hari kerja terakhir Mei secara bulan ke bulan, kata Departemen Tenaga Kerja pada Selasa (9/7).

Tingkat lowongan pekerjaan adalah 4,6 persen, turun dari 4,7 persen pada April. Lowongan pekerjaan menurun di sejumlah industri dengan penurunan terbesar dalam konstruksi, transportasi, pergudangan, dan utilitas, real estat, serta penyewaan dan sewa guna usaha.

Saham Netflix naik 1,0 persen, setelah layanan streaming video AS itu mengumumkan rekor pemirsa tertinggi dari pertunjukan "Stranger Things."

Saham 3M turun hampir 2,1 persen, ketika bank investasi Kanada RBC Capital Markets menurunkan peringkat saham perusahaan menjadi sector perform dari outperform.

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan menguat di penutupan pasar, dengan sektor real estat naik lebih dari 0,6 persen, memimpin kenaikan.



Sumber: Reuters