Petrokimia Gresik Kembangkan Varian Pupuk Florikultura

Petrokimia Gresik Kembangkan Varian Pupuk Florikultura
Direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi (tengah) bersama jajaran direksi dan komisaris PG saat pembukaan Petro Agrifood Expo (PAE) 2019 di Kebun Percobaan (Buncob) Petrokimia Gresik, Gresik, Jumat (12/6/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Sabtu, 13 Juli 2019 | 09:56 WIB

Gresik, Beritasatu.com - PT Petrokimia Gresik tahun ini tengah mengembangkan jenis atau varian pupuk baru untuk florikultura. Florikultura sendiri merupakan cabang dari holtikultura yang bergerak di bidang budidaya tanaman hias seperti melati, mawar, chrysanthemum, dan lainnya.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi, mengatakan, pengembangan pupuk florikultura dimulai dari beberapa formulasi untuk diujikan ke tanaman bunga. Kemudian, formula paling efektif akan diuji ke lapangan bekerja sama dengan lembaga atau petani. Tahap awal pengembangannya dilaksanakan di rumah kaca Kompartemen Riset.

"Pupuk florikultura nantinya menjadi media Petrokimia Gresik untuk penetrasi ke niche market. Pasar ini tidak sensitif dengan harga dan sangat cocok dengan produk premium," ujar Rahmad saat pembukaan Petro Agrifood Expo (PAE) 2019 di Kebun Percobaan (Buncob) Petrokimia Gresik, Gresik, Jumat (12/6/2019).

Menurut Rahmad, niche market atau pasar yang sangat fokus terhadap suatu jenis atau layanan tertentu ini tidak boleh ditinggalkan, karena bisa jadi pasar tersebut memberikan keuntungan yang sangat besar bagi perusahaan.

"Salah satu contoh niche market yang potensial untuk digarap adalah sektor budidaya tanaman melati. Pendapatan dari budidaya bunga melati dengan luas lahan 1 hektar selama setahun bisa mencapai Rp 1 miliar," terang Rahmad.



Sumber: Investor Daily