Ayshaskin Rambah Pasar Produk Kecantikan di Surabaya

Ayshaskin Rambah Pasar Produk Kecantikan di Surabaya
Pemilik Ayshaskin, Shinta Nency Febrianti dan Ayu Setyo Rahayu Purnomo saat peluncuran produk dan pertemuan pelanggan di Hotel Vasa, Surabaya, Minggu (14/7/2019). (Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan)
Amrozi Amenan / FER Minggu, 14 Juli 2019 | 21:05 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Pemain lokal untuk produk perawatan kulit, Ayshaskin, mulai melebarkan sayap bisnisnya ke Surabaya, dengan membidik kalangan ibu rumah tangga muda.

Pemilik Ayshaskin, Shinta Nency Febrianti dan Ayu Setyo Rahayu Purnomo, mengatakan, pihaknya tertarik menggarap pasar Surabaya karena selama ini sebagian pelanggan produk Ayshaskin berasal dari kota Surabaya. Selain itu, masyarakat di kota Surabaya juga dinilai gemar belanja produk-produk kecantikan.

"Pasar skin care di Surabaya cukup besar. Brand yang bermain di pasar ini juga banyak, baik lokal maupun impor. Kami melihat kompetisi masih bisa, apalagi produk yang kami luncurkan ini sudah mendapat respon pasar yang positif dalam dua tahun terakhir saat dipasarkan secara terbatas," ungkap Shinta saat peluncuran produk dan pertemuan pelanggan di Hotel Vasa, Surabaya, Minggu (14/7/2019).

Selama dua tahun terakhir, pemasaran Asyshaskin memanfaatkan media sosial (Medsos) dan platform e-commerce. Hampir 50 persen pesanan produk Ayshaskin berasal dari kawasan Jabodetabek. Sedangkan selebihnya dari kawasan lain seperti Jawa Timur (Jatim) dan Jawa Tengah (Jateng) sekitar 35 persen hingga 40 persen dan sekitar 10 persen hingga 15 persen datang dari kota-kota besar di Sumatera.

"Mulai tahun ini, kami ingin memasarkan produk kami secara terbuka dan luas melalui modern market dan jaringan drug store,” tambah Ayu.

Sejalan dengan perluasan pasar itu, kata Ayu, pihaknya juga akan menunjuk satu distributor untuk setiap provinsi di Indonesia dengan target penjualan 3.000 piece hingga 4.000 piece senilai sekitar Rp 65 juta per bulan. Asyshaskin menargetkan pada semester kedua sudah mendapatkan distributor di beberapa kota di Indnesia.

"Kami ingin bermain di pasar menengah, dengan kisaran harga produk di rentang Rp 300.000 hingga Rp 500.000. Kami membidik yang berusia 25 tahun hingga 30 tahun atau ibu-ibu pasangan rumah tangga muda. Meskipun ada juga konsumen kami yang berusia 19 tahun atau ibu-ibu 40 tahun," tandas Ayu.

Shinta menambahkan, Ayshaskin saat ini memiliki tujuh items yang bisa dipakai wanita maupun pria. Produk ini fokus pada perawatan kulit wajah untuk mengatasi masalah kulit khas tropis. Seperti berjerawat, gelap, dan masalah hormonal bagi wanita hamil atau menyusui.

"Produk kami memiliki bahan baku yang aman, dan sehat. Sudah kami daftarkan di BPOM, dan lolos uji sebagai produk kosmetik dengan bahan baku aman untuk dipakai," imbuh Shinta.



Sumber: Investor Daily