Kemtan Lepas Ekspor Bawang Merah dan Jahe ke Lima Negara

Kemtan Lepas Ekspor Bawang Merah dan Jahe ke Lima Negara
Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Yasid Taufik dan Perwakilan CV Bawang Mas 99 dan PT Sian Liep Bumi Persada, Aman Buana Putra saat pelepasan ekspor 1.000 ton bawang merah dan 500 ton jahe di Surabaya, Selasa (16/7/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Selasa, 16 Juli 2019 | 18:44 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Direktorat Jenderal Hortikultuta Kementerian Pertanian (Kemtan) melepas ekspor bawang merah sebanyak 1.000 ton ke Singapura, Malaysia, Filipina dan Thailand dan Jahe sebanyak 500 ton ke Bangladesh.

Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi, mengatakan, ekspor bawang merah dan jahe merupakan upaya Kemtan untuk meningkatkan kesejahteraan petani serta menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional.

"Silahkan petani bawang merah dan jahe menghasilkan produk yang berkualitas, pasarnya ada dua, dalam negeri dan luar negeri. Kita akan mendorong mereka termasuk perluasan lahan,” kata Suwandi yang didampingi Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Yasid Taufik, saat pelepasan ekspor bawang merah dan jahe di Surabaya, Selasa (16/7/2019).

Suwandi menyebutkan, sejak tahun 2015 Kemtan fokus meningkatkan produksi bawang merah dan jahe di daerah sentra dan memperluas kawasan pertanian, khususnya di luar Pulau Jawa dan wilayah perbatasan. Hasilnya pun kini sudah mulai terlihat. Indonesia yang sebelumnya pengimpor bawang merah kini telah menjadi pengekspor bawang merah. Kemudian, ekspor jahe juga terus meningkat.

"Kita akan terus dorong ekspor dan investasi bawang merah dan Jahe ini agar pertumbuhan ekonomi semakin kuat dan masyarakat semakin sejahtera," tandas Suwandi.

Perwakilan dari CV Bawang Mas 99 dan PT Sian Liep Bumi Persada, Aman Buana Putra, mengatakan, ekspor bawang merah dan jahe akan dilakukan secara bertahap. Tahap awal, ekspor bawang merah sebanyak 28 ton atau dua kontainer kecil ke Singapura. Selanjutnya, sebanyak 58 ton, masing-masing dua kontainer besar ke Thailand dan satu kontainer besar ke Malaysia. Demikian halnya dengan ekspor dua kontainer jahe ke Bangladesh juga akan dilakukan secara bertahap.

"Target ekspor bawang merah pada 2019 ini sebanyak 1.000 ton dengan negara tujuan Singapura, Malaysia, Thailand dan Filipina. Sedangkan ekspor jahe sebanyak 500 ton ke negara Bangladesh, Pakistan, Tiongkok dan Vietnam,” kata Aman.

Aman optimistis pada tahun-tahun berikutnya volume ekspor bawang merah dan jahe akan terus bertambah seiring dengan program Kemtan selama ini yang fokus menambah sentra produksi dengan bantuan benih dan alat mesin pertanian yang mampu meningkatkan gairah petani.

"Saya berharap pemerintah terus menambah daerah-daerah sentra produksi bawang merah dan jahe baik di pulau Jawa maupun di luar pulau Jawa sehingga Indonesia dapat terus mempertahankan swasembada bawang merah dan kami juga bisa memperluas pasar ekspornya," kata Aman.

 



Sumber: Investor Daily