Pergerakan Harga Saham Bukan Tanggung Jawab Emiten

Pergerakan Harga Saham Bukan Tanggung Jawab Emiten
Ilustrasi perdagangan saham di BEI. ( Foto: Antara )
Harso Kurniawan / HK Rabu, 17 Juli 2019 | 21:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pergerakan harga saham bukan tanggung jawab emiten di Bursa Efek Indonesia. Sebab, hal itu lebih ditentukan mekanisme pasar.

Tugas emiten adalah menjaga fundamental perusahaan dan menjaga persepsi pasar dengan memberikan keterbukaan informasi terkait aksi korporasi atau kinerja keuangan. Koreksi atau kenaikan harga saham juga di luar kuasa perusahaan sekuritas. Alasannya, perusahaan sekuritas hanya menjalankan perintah nasabah untuk membeli atau menjual saham.

"Harga saham ditentukan mekanisme pasar. Memang harga bisa dibentuk oleh investor yang memegang saham dalam jumlah besar, tetapi adalah hak mereka untuk menjual saham. Ini hal biasa dalam pasar modal," ujar pengamat pasar modal Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (17/7).

Reza melanjutkan, seharusnya siapapun mengecek terlebih dahulu fundamental perusahaan saat IPO berlangsung, seperti kinerja keuangan, posisi di industri properti, dan prospek ke depan. Kantor hukum itu tidak bisa langsung menyalahkan emiten dan broker begitu saham turun tajam.

Dia menegaskan, emiten memang kerap menyebutkan target harga saham kepada calon investor. Namun, tidak ada jaminan target itu bisa tercapai, karena tergantung pasar. Itu artinya, target harga sekadar harapan emiten. “Ada emiten yang kinerjanya bagus, tetapi sahamnya tidak bergerak. Demikian sebaliknya. Ini hal yang lumrah terjadi di pasar,” papar dia.

Dia menilai, jatuh bangunnya harga saham adalah kejadian wajar. Oleh sebab itu, semua pihak harus menahan diri dalam melaporkan suatu pihak karena kejadian itu. Sebab, ini menyangkut nama baik para pemangku kepentingan di bursa saham.Pergerakan Harga Saham Bukan Tanggung Jawab Emiten



Sumber: Investor Daily