PP Properti Rampungkan Tower Caspian

PP Properti Rampungkan Tower Caspian
Project Director GSL Achmad Soekarno, VP 3 PT PP Properti Tbk Rudy Harsono, Dirut PT PP Properti Tbk Taufik Hidayat, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dan Direktur Realty PT PP Properti Tbk Galih Saksono saat seremoni penutupan atap Tower Caspian, Rabu (17/7/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Kamis, 18 Juli 2019 | 07:23 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - PT PP Properti Tbk telah merampungkan tahap struktur bangunan tower Caspion di proyek Grand Sungkono Lagoon (GSL) Surabaya. PP Properti merayakan penyelesaian tahap struktur bangunan tower Caspian dengan menggelar seremoni penutupan atap (topping off), Rabu (17/7/2019).

Dirut PT PP Properti Tbk, Taufik Hidayat, mengatakan, tower Caspian merupakan hunian vertikal 48 lantai dengan 539 unit. Bangunan setinggi 177 meter itu terkoneksi langsung dengan Lagoon Avenue Sungkono Mall (Laves) di kawasan GSL.

Caspian diluncurkan sejak awal 2015 dan pada 2016 konstruksi pembangunan proyeknya dimulai. Hingga penyelesaian tahap struktur bangunan yang ditandai dengan penutupan sekarang atap, dari seluruh unit yang tersedia sebanyak 539 unit telah terjual 95 persen.

"Topping off merupakan bukti komitmen PP Properti yang tidak hanya gencar memasarkan proyek baru tetapi juga mampu menyelesaikannya," kata Taufik.

Menurut Taufik, terserapnya proyek-proyek yang digagas oleh PP Properti termasuk tower Caspian di GSL ini membuktikan kepercayaan konsumen. Selain itu, prospek pembangunan dan investasi di kawasan Surabaya barat juga mendorong antusias konsumen untuk memiliki hunian di tower Caspian tersebut.

"Penyelesaian tower Caspian ini juga sebagai komitmen kita terhadap kebutuhan hunian di Indonesia. Sekarang tinggal finishing yang kita targetkan akhir tahun ini sehingga pada awal 2020 bisa diserahterimakan ke pembeli,” tandas Taufik.

Project Director GSL, Achmad Soekarno, menyatakan, potensi investasi tinggi superblok GSL datang dari karyawan perusahaan-perusahaan nasional dan multinasional yang berada di CBD Surabaya Barat. Lokasinya yang terintegrasi langsung dengan gerbang pintu tol, memberikan kemudahan akses mobilitas para penghuninya waktu menuju penjuru Surabaya, maupun kota-kota besar di Jatim.

"Unit Caspian dipasarkan dengan harga perdana Rp 21 juta per m2 dan saat ini di pertengahan 2019, dalam kondisi belum serah terima dan mal belum beroperasi, harga sudah mencapai Rp 35 juta per m2," terang Achmad.

Achmad menambahkan, apartemen tersebut menerapkan teknologi smart home system pertama di Surabaya, yang diaplikasikan untuk mempermudah pemilik apartemen dalam mengontrol fitur-fitur di dalam unit apartemen dari jarak jauh.

"Hanya dengan menggunakan aplikasi di smartphone, kita bisa melakukan banyak hal, seperti menyalakan lampu, membuka mengunci pintu, menyalakan AC, menyalakan TV, dan menutup gorden jendela," tambah Achmad.

Direktur Realty PT PP Properti Tbk, Galih Saksono, mengatakan, animo dan antusiasme dari masyarakat terhadap GSL sangat tinggi. Terbukti, tower pertama Venetian yang diluncurkan pada 2013 telah terjual habis dan kini telah dihuni oleh penghuni.

"Kini tower Caspian yang telah merampung tahap struktur dan penjualannya telah mencapai 95 persen sejak diluncurkan pada 2015. Sebentar lagi tower Orlin sebagai hunian berikutnya di GSL, akan segera menyusul," pungkas Galih.



Sumber: Investor Daily