Ekonom Ini Prediksi Target Pertumbuhan 2019 Meleset
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ekonom Ini Prediksi Target Pertumbuhan 2019 Meleset

Sabtu, 20 Juli 2019 | 07:29 WIB
Oleh : Herman / WBP

Medan, Beritasatu.com – Ekonom senior dari CORE Indonesia, Hendri Saparini memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester 1-2019 hanya akan mencapai 5,1 persen. Target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen pada tahun ini menurutnya akan sulit tercapai. Sebab untuk mencapai angka 5,1 persen saja membutuhkan kerja yang tidak mudah.

“Pada kuartal I-2019, ekonomi tumbuh 5,07 persen. Di kuartal kedua ini kami memperkirakan tidak akan jauh dari 5,1 persen. Artinya di semester I-2019 sangat mungkin pertumbuhannya itu 5,1 persen, atau bahkan lebih rendah. Kalau kita lihat, di tahun ini untuk menjadi 5,2 persen rasanya juga tidak mungkin, paling sekitar 5,1 persen dan itu pun membutuhkan upaya khusus,” kata Hendri Saparini, di acara pelatihan wartawan ekonomi yang digelar Bank Indonesia, di Medan, Jumat (19/7/2019).

Dikatakan Hendri, belakangan ini mulai terjadi pergeseran yang membuat pertumbuhan ekonomi 5,2 persen seperti yang sebelumnya diprediksi CORE Indonesia menjadi sulit dicapai. Antara lain karena digitalisasi yang membuat hajatan besar seperti Pemilu 2019 tidak mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

“Kita berharap di kuartal pertama dan kedua akan didorong Lebaran dan pemilu. Tetapi ternyata pemilu yang tadinya akan mendorong konsumsi, baik itu konsumsi pemerintah maupun konsumsi rumah tangga ternyata sudah bergeser. Sekarang ini belanja pemilu bukan lagi belanja makanan, tempat, textile dan cetak, tetapi semuanya sudah serba digital. Kemudian Lebaran juga berdekatan dengan tahun ajaran baru, sehingga ada pergeseran untuk konsumsinya. Kita paham, potensinya besar. Kemudian juga kondisinya sudah berubah. Jadi harus ada perubahan kebijakan yang jauh lebih fleksibel,” tutur Hendri Saparini.

Hendri menyambut positif langkah Bank Indonesia yang telah menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen. Bahkan Hendri berharap kebijakan ini sudah lebih awal diambil oleh BI. “Yang harus didorong mengapa kemudian suku bunga diturunkan, menurut saya karena memang pertumbuhan penerimaan pajak kita sangat rendah dibandingkan tahun lalu. Sementara belanjanya tetap tumbuh tinggi dibandingkan tahun lalu,” papar Hendri Saparini.

Pertumbuhan industri manufaktur yang lebih lambat juga menjadi perhatian Hendri, di mana pada kuartal I-2018 sebesar 4,96 persen dan kuartal II-2019 3,9 persen. “Industri manufaktur itu menyumbang pajak hampir 30 persen. Pada saat pertumbuhan manufaktur ini turun, kita memang memerlukan stimulus, salah satunya stimulus moneter dari BI dengan menurunkan suku bunga,” ujar Hendri Saparini.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

3 Tahun Beroperasi, Mtarget Topang 3.000 Perusahaan Nasional

Mtarget bisa menjadi mitra bisnis seluruh perusahaan di bidang keuangan, pariwisata, ritel, otomotif dan edukasi.

EKONOMI | 23 Juli 2019

Pekan Ini, Kapitalisasi Bursa Naik Rp 101 Triliun

Nilai transaksi harian bursa naik sebesar 15,30 persen menjadi Rp 9,141 triliun dari Rp 7,928 triliun.

EKONOMI | 20 Juli 2019

Realisasi Lifting Migas Capai 89 Persen

SKK Migas mencatat realisasi lifting minyak dan gas bumi atau migas hingga Juni 2019 mencapai 89 persen dari target APBN.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Serap Banyak Pekerja, Blok Masela Diharapkan Beroperasi 2027

Menurut Presiden Jokowi, investasi Blok Masela senilai US$ 20 miliar merupakan investasi gas terbesar.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Susi Lepas Ekspor Hasil Perikanan Senilai Rp 588 Miliar

Menurut Presiden Jokowi, investasi Blok Masela senilai US$ 20 miliar merupakan investasi gas terbesar.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Perang Dagang Jadi Alasan BI Turunkan Suku Bunga

Trade war juga tidak bisa dikatakan hanya berhenti di AS dan Tiongkok.

EKONOMI | 19 Juli 2019

AP I Terima Anugerah Manajemen Arus Mudik

Anugerah diberikan atas kinerja AP I sepanjang pelaksanaan arus mudik Lebaran 2019.

EKONOMI | 19 Juli 2019

BI: Penurunan Suku Bunga Beri Persepsi Positif ke Investor

Aliran modal tetap masuk kepada instrumen portofolio dan menambah surplus neraca modal.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Darmin Sebut Penurunan Suku Bunga BI Sejalan Kondisi Global

Momen pelonggaran kebijakan moneter ini dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan roda perekonomian.

EKONOMI | 19 Juli 2019

Melantai di Bursa, Kencana Energi Bidik Dana IPO Rp 245-410 M

Dana IPO, sekitar 55 persen untuk pengembangan usaha hydro power plant dan energi terbarukan lainnya di Sumatera dan Sulawesi Selatan.

EKONOMI | 19 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS