Magna Land Kembangkan Townhouse Dalam Kota

Magna Land Kembangkan Townhouse Dalam Kota
Stan Magna Land banyak dikunjungi oleh dokter-dokter peserta acara simposium Kardiologi 2019 di Hotel Sheraton Yogyakarta. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Senin, 22 Juli 2019 | 08:44 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Seiring dengan makin tingginya harga tanah di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), townhouse menjadi alternatif pilihan yang menarik bagi kalangan konsumen. Hal itu terlihat dalam acara simposium Kardiologi 2019 di Hotel Sheraton, Yogyakarta. Stan Magna Land banyak dikunjungi oleh dokter-dokter peserta acara tersebut.

Sebabnya, perusahaan yang bergerak di bidang jasa arsitek, kontraktor, dan pengembang rumah klaster ini, menghadirkan produk andalan townhouse dalam kota Yogyakarta yang disertai kolam renang pribadi dan fully furnished, dengan banderol harga Rp 2,5 miliar sudah termasuk bonus smart home.

Magna Land

Townhouse yang dikembangkan Magna Land bisa dijadikan usaha sampingan menjadi homestay platinum. Terlebih, lokasinya sangat strategis yaitu dekat Hartono Mall dan Balai Kota Timoho, Yogyakarta. Sebagai operator, Magna Land sudah mempersiapkan dengan brand Fresh Homestay.

"Tim Fresh Homestay berpengalaman di bidang perhotelan dan pariwisata, segmen kami group , kekuarga dan komunitas jadi tidak akan mengganggu segmen personal hotel," ujar Manager Fresh Homestay, Yoga, kepada Beritasatu.com, Senin (22/7/2019).

Selain itu, lanjut Yoga, Magna Land juga mengembangkan sektor bisnis pariwisata dengan paket wisatan yang unik serta kelengkapan fasilitas yang hanya bisa didapatkan di Fresh Homestay. "Kami akan berikan pelayanan maksimal, sehingga kebutuhan konsumen tersajikan dengan baik dan tepat waktu,” tambah Yoga.

Sebagai pengembang, Magna Land ingin menyatukan sektor wisata dengan properti. Bagi masyarakat yang memiliki aset properti lama dan rusak, Magna Land bisa menyulapnya menjadi homestay yang menarik dan instagrammable. Kalangan pemilik atau owner, akan diberikan arahan sesuai standar pelayanan Magna Land sehingga target dapat lebih maksimal.

"Magna Land juga mengembangkan perangkat lunak berbasis aplikasi android untuk pemesanan dengan nama Fresh Homestay, yang bisa diunduh melalui playstore atau appstore,” tandas Yoga.

Manager Operasional Magna Land, Ajeng Mariska, menyampaikan, kebutuhan renovasi dan pengembangan aset lama belakangan ini cukup meningkat. Artinya, banyak orang sekarang cenderung memperbaiki aset propertinya daripada membeli baru. Selain itu, Magna Land juga melayani renovasi dan interior baik material HPL ataupun full kayu.

"Kami juga hadirkan banyak konsep desain yang inspiratif. Arsitek Magna Fusion dituntut perlu menyajikan desain desain baru yang punya nilai seni tinggi serta menghadirkan cerita unik bagi konsumen,” jelas Ajeng.

Menurut Ajeng, harga tanah yang tinggi menyebabkan sebagian orang kesulitan untuk membeli rumah baru. Sehingga, alternatifnya adalah dengan mengembangkan lahan menjadi sesuatu yang mempunyai valuasi lebih tinggi, salah satunya dengan konsep homestay.

"Pengelolaan homestay sendiri mulai menjamur dan kebanyakan tidak memberlakukan standar hospitality yang profesional. Untuk itu, setiap pemesanan di Fresh Homestay akan mendapatkan jaminan amenitas seperti bantal, guling, sprei, dan bed cover selalu dijaga kualitasnya,” tandas Ajeng.

CEO Magna Land, Richie Magnahati ST M Eng, menyampaikan, saat musim liburan, Fresh Homestay juga bekerja sama dengan Apartment Student Castle untuk memenuhi tingginya tingkat permintaan dari masyarakat.

"Okupansi kami beberapa kali sudah 100 persen. Keluarga lebih banyak memilih tinggal di homestay karena bisa berkumpul bersama di saat liburan dengan harga sangat terjangkau,” pungkas Richie.



Sumber: BeritaSatu.com