Cabai Pemicu Inflasi Juli 0,31%

Cabai Pemicu Inflasi Juli 0,31%
Ilustrasi inflasi ( Foto: Istimewa )
Whisnu Bagus Prasetyo / Herman / WBP Kamis, 1 Agustus 2019 | 11:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan pada Juli 2019 terjadi inflasi sebesar 0,31 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 138,59. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Juli) 2019 sebesar 2,36 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juli 2019 terhadap Juli 2018) sebesar 3,32 persen.

"Dengan memperhatikan angka inflasi sebesar 3,32% ini, berarti angka inflasi tahunan masih berada di bawah target, dan bisa saya katakan inflasi bulan Juli 2019 cukup terkendali,” kata Kepala BPS Suhariyanto, di gedung BPS, Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran. Kenaikan terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 0,80 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,24 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,14 persen; kelompok sandang sebesar 0,70 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,18 persen; dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,92 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,36 persen.

"Bahan makanan dengan inflasi 0,80 persen memberi andil paling besar pada inflasi Juli 2019 sebesar 0,17 persen. Secara umum, inflasi Juli 2019 disebabkan oleh kenaikan harga cabai merah yang andilnya cukup besar sampai 0,20 persen, lalu cabai rawit juga memberikan andil sebesar 0,06 persen. Jadi memang ketergantungan kita padai cabai ini luar biasa,” kata Suhariyanto.

BPS menyatakan, dari 82 kota IHK, 55 kota mengalami inflasi dan 27 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Sibolga sebesar 1,88 persen dengan IHK sebesar 148,33 dan terendah terjadi di Makassar sebesar 0,01 persen dengan IHK sebesar 139,39. Sementara deflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 1,55 persen dengan IHK sebesar 158,34 dan terendah terjadi di Gorontalo sebesar 0,02 persen dengan IHK sebesar 132,42.

Sementara komponen inti pada Juli 2019 mengalami inflasi sebesar 0,33 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari– Juli) 2019 sebesar 1,89 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Juli 2019 terhadap Juli 2018) sebesar 3,18 persen.



Sumber: BeritaSatu.com