ACP Bangun Hunian Milenial di Timur Jakarta

ACP Bangun Hunian Milenial di Timur Jakarta
PT Adhi Commuter Properti (ACP) memulai pembangunan (groundbreaking) proyek LRT City Bekasi-Green Avenue. ( Foto: Beritasatu Photo / Dok. ACP )
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 1 Agustus 2019 | 21:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Adhi Commuter Properti (ACP), memulai pembangunan (ground breaking) proyek LRT City Bekasi-Green Avenue, di Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya dilakukan pembangunan untuk proyek Eastern Green.

LRT City merupakan proyek mixed-use yang dikembangkan sebagai hunian Transit Oriented Development (TOD) terintegrasi dengan kereta ringan atau light rail transit (LRT) yang dikembangkan oleh PT Adhi Karya (ADHI).

Project Director LRT City Bekasi, Setya Aji Pramana mengatakan, groundbreaking ini menunjukan bukti dan komitmen ACP sebagai pengembang kepada masyarakat khususnya konsumen dan calon konsumen.

"Selama ini kita melihat perkembangan kawasan-kawasan hunian yang terintegrasi transportasi masal itu di luar negeri. Sekarang kita bawa budaya itu ke sini karena mau tidak mau kota-kota besar memang harus dirancang compact, simple serta berbasis transportasi seperti yang ditawarkan LRT City ini. Budaya hunian dengan basis transportasi masal itu yang kita hadirkan di sini,” ujar Setya Aji Pramana kepada Beritasatu.com, Kamis (1/8/2019).

Green Avenue dikembangkan di atas lahan seluas 1,9 Hektare (Ha), rencananya akan dibangun tiga tower apartemen setinggi 41 lantai yang terdiri dari, 34 lantai untuk hunian, tiga lantai mal dan empat lantai parkir (885 lot). Tower pertama mencakup 736 unit, tower kedua 1.403 unit dan tower tiga 736 unit, dengan total lebih dari 2.800 unit.

"Konsep hunian seperti ini telah menjadi tren di kota-kota besar dunia seperti Singapura, Hong Kong, maupun kota-kota di Jepang. Dengan menggunakan LRT, nantinya dari Bekasi Timur ke Pancoran hanya 15 menit hingga 20 menit, ke Dukuh Atas (Sudirman) 45 menit. Dengan jaminan kepastian waktu dan kenyamanan otomatis orang akan beralih dari kendaraan pribadi ke sarana ini dan ada lebih banyak waktu yang tersisa untuk meningkatkan produktivitas maupun bersama keluarga," jelas Setya Aji.

Setya Aji menambahkan, perkembangan infrastruktur dan sarana transportasi pada akhirnya mendekatkan segmen konsumen yang tadinya dianggap jauh. "Dengan sarana LRT, pekerja dari Jakarta akan lebih mudah aksesibilitasnya ke tempat pekerjaan. Lebih khusus lagi kalangan pekerja milenial menjadi memiliki lebih banyak pilihan hunian yang lebih pas dengan penghasilannya," tambahnya.

Bukan hanya itu, lanjut Setya Aji, Green Avenue Apartment of LRT City ini juga menyediakan fasilitas maupun sarana untuk menunjang lifestyle serta kebutuhan penghuni. Berbagai sarana modern yang saat ini berkembang seperti co-working space hingga commercial area seperti alfresco dining, community plaza, aqua gym, kolam renang, playground, jogging-bike track, barbeque area dan berbagai fasilitas lainnya akan tersedia.

"Sejak perkenalan Green Avenue Februari 2019 dan pemilihan unit di bulan Maret, progres penjualan telah mencapai hampir 200 unit. Harga awal untuk tipe studio (24 meter) Rp 360 juta dan sekarang sudah naik menjadi Rp 430 juta.Sejalan dengan progres pembangunan LRT, kami sangat yakin proyek ini akan semakin diminati oleh masyarakat. Targetnya, tower pertama akan bisa diserahterimakan pada awal tahun 2022," pungkas Setya Aji.



Sumber: BeritaSatu.com