2021, Pasar Modal Ditargetkan Punya 5 Juta Investor

2021, Pasar Modal Ditargetkan Punya 5 Juta Investor
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi menyampaikan sambutan saat HUT ke-42 Pasar Modal Indonesia di BEI, Senin (12/8/2019). ( Foto: B1/Primus Dorimulu )
Farid Nurfaizi / FMB Senin, 12 Agustus 2019 | 12:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Pasar modal Indonesia terus berupaya mendorong pertumbuhan basis investor dalam tiga tahun ke depan. Memasuki tahun ke 42 diaktifkannya pasar modal, para pelaku pasar berharap pasar modal makin berdaya saing dan relevan dengan industri.

Ketua Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, pihaknya mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah, Bank Indonesia, para self-regulatory organization (RSO) dan anggota bursa.

“Upaya pendalaman pasar modal menjadi penting baik dari supply dan demand karena besarnya tuntuan terhadap pasar modal,” jelas dia, saat pembukaan perdagangan BEI, Senin (12/8/2019).

Sepanjang tahun berjalan ini (year to date), sudah ada 32 emiten baru yang melantai di Bursa Efek Indonesia. Sehinga, total perusahaan tercatat mencapai 649 emiten.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen mengatakan, hingga 8 Agustus, jumlah Single Investor Identification (SID) saham sebesar 995.256, SID reksadana 1,39 juta, dan 272.219 merupakan SID Surat Berharga Negara (SBN).

“Dalam tiga tahun ke depan, kami menargetkan total SID mencapai 5 juta, di mana 40 persen dari jumlah tersebut akan menjadi porsi investor saham,” jelas dia,



Sumber: Investor Daily