Wall Street Tergerus Kekhawatiran Prospek Ekonomi AS

Wall Street Tergerus Kekhawatiran Prospek Ekonomi AS
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. ( Foto: AFP / Johannes Eisele )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Selasa, 13 Agustus 2019 | 08:26 WIB

New York, Beritasatu.com- Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street pada perdagangan Senin malam waktu setempat atau Selasa pagi WIB (13/8/2019) ditutup melemah.

Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup turun 389,7 poin (1,48 persen) mencapai 28.898, Nasdaq composite index melemah 95,7 (1,20 persen) mencapai 7.863, sedangkan S&P 500 index turun 35,6 (1,22 persen) mencapai 2.883.

Dow Jones turun 390 poin kembali di bawah 26.000 karena imbal hasil obligasi menurun, meningkatkan kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan ekonomi AS dan memburuknya gesekan perdagangan AS-Tiongkok.

Semua dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih rendah dengan sektor keuangan turun lebih dari 1,9 persen, memimpin kerugian.

Saham Occidental Petroleum turun lebih dari 4,5 persen, setelah perusahaan penasehat investasi Evercore menilai bahwa akuisisi raksasa energi AS itu terhadap Anadarko Petroleum menyebabkan penilaian Occidental Petroleum menurun.

Imbal hasil surat utang jangka panjang dan pendek AS jatuh pada Senin (12/8/2019), dengan patokan imbal hasil obligasi 10-tahun turun sedikit di atas 1,64 persen setelah penutupan pasar. Itu memperlebar selisih dengan imbal hasil surat utang tiga bulan, yang mencapai hampir 1,99 persen, sehingga membentuk kurva terbalik dan memicu kekhawatiran akan potensi resesi.

Goldman Sachs juga mengurangi perkiraan pertumbuhan untuk kuartal keempat sebesar 20 basis poin menjadi 1,8 persen, karena bank investasi terkemuka itu menaikkan perkiraan dampak perang perdagangan.



Sumber: Reuters