Kuartal II, Laba BRI Tumbuh 8,19% Tembus Rp 16,16 Triliun
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kuartal II, Laba BRI Tumbuh 8,19% Tembus Rp 16,16 Triliun

Rabu, 14 Agustus 2019 | 10:42 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) hingga akhir kuartal II-2019 secara konsolidasi mencetak laba bersih Rp 16,16 triliun atau tumbuh 8,19 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018.

"Laba induk bank only sudah on track, tumbuh 8,19 persen karena terbebani anak usaha yang baru diakuisisi tahun lalu. Banyak masalah di sana, tapi sudah masuk hitungan valuasi dan kita sudah antisipasi itu. Sekarang sedang kita benahi dan bersih-bersih, kita ingin tahun ini selesai sehingga tidak membebani di tahun depan. Namun di akhir tahun, kita yakin sudah bisa berikan kontribusi pendapatan yang cukup baik untuk induknya secara konsolidasi," ujar Direktur Utama Bank BRI Suprajarto dalam paparan kinerja kuartal II-2019, di Gedung BRI, Rabu (14/8/2019).

Sementara penyaluran kredit tercatat senilai Rp 888,32 triliun, meningkat 11,84 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kredit didominasi segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yaitu sebesar 76,72 persen atau senilai Rp 681,50 triliun. Penyaluran kredit UMKM BRI tercatat tumbuh 13 persen (year on year/yoy). “Secara konsisten perseroan meningkatkan komposisi kredit UMKM dibandingkan dengan kredit korporasi, dan kami targetkan di tahun 2022 komposisi penyaluran kredit UMKM BRI mencapai minimal 80 persen dari total portofolio kredit BRI,” imbuh Suprajarto.

Dalam menjalankan fungsinya sebagai agent of development dalam mendukung program pemerintah, Bank BRI, sambung Suprajarto terus melakukan pembiayaan kepada para pelaku UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga akhir Juni 2019, tercatat BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 50,29 triliun kepada lebih dari 1,2 juta debitur. “Ini setara dengan 57,8 persen dari target breakdown yang diberikan kepada BRI oleh pemerintah di tahun 2019 sebesar Rp 86,97 triliun,” sebut Suprajarto.

Adapu rasio kredit bermasalah (non perfoming loan/NPL) gross tercatat 2,51 persen. Tidak hanya pembiayaan, BRI juga turut berperan dalam memberikan pendampingan dan pelatihan kepada para pelaku UMKM. Sampai pertengahan tahun 2019, pembiayaan Bank BRI mendukung 1,1 juta pelaku UMKM sukses naik kelas. Sekitar 65 persen dari jumlah tersebut didominasi pelaku UMKM yang mengajukan pembiayaan mikro. Komitmen Bank BRI untuk terus menggarap segmen UMKM mampu menjadi tulang punggung kinerja perseroan yang positif dan berkelanjutan.

Suprajarto mengatakan, perseroan juga mampu menghimpun dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 945,05 triliun atau tumbuh 12,78 persen. Proporsi DPK BRI masih didominasi oleh dana murah (CASA) berupa tabungan dan giro dengan komposisi mencapai 57,35 persen. Adapun aset bank pelat merah tersebut mencapai Rp 1.288,20 triliun atau tumbuh 11,70 persen.

Fee based income dan pendapatan operasional pada kuartal II-2019 sebesar Rp 12,11 triliun, tumbuh 17,86 persen. Rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) gross 2,51 persen, rasio kredit terhadap DPK (loan to deposit ratio/LDR) 94 persen, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) 21,04 persen. Kami optimistis akan tumbuh positif dan berkelanjutan hingga mampu mencapai target akhir 2019," ujar Suprajarto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Karya Kreatif Indonesia 2021 Catat Transaksi Rp 28 Miliar

Kegiatan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021 yang digelar Bank Indonesia mendapatkan animo yang besar dari masyarakat.

EKONOMI | 26 September 2021

Kementerian PUPR Siap Uji Coba Operasional Jembatan Sei Alalak di Banjarmasin

Jembatan Sei Alalak akan open traffic untuk ujicoba pada Minggu, 26 September 2021 mulai pukul 13.30 Wita.

EKONOMI | 26 September 2021

Tugas Baru Urusan Penyeberangan, Hubdat Kemenhub Perlu Kompetensi SDM

Asosiasi penyeberangan cabang Merak mengakui birokrasi pelayanan pengurusan kapal dan angkutan penyeberangan semakin baik dan mudah.

EKONOMI | 26 September 2021

Investasi di Daerah Harus Libatkan Pengusaha Lokal dan UMKM

Bahlil sendiri meyakini ekonomi Indonesia di 2021 bisa tumbuh lebih baik dibandingkan 2020.

EKONOMI | 26 September 2021

Kementerian PUPR Bangun PSU Rumah Subsidi di Bali

Pembangunan PSU ini merupakan wujud pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

EKONOMI | 26 September 2021

Tingkatkan Produktivitas IKM Furnitur, Kemenperin Optimalkan Restrukturisasi Mesin

Nilai ekspor industri furnitur pada tahun 2020 sebesar US$ 2,19 miliar atau naik 12,2% dibandingkan 2019.

EKONOMI | 26 September 2021

Jokowi Minta Jembatan Sei Alalak Segera Dibuka

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Jembatan Sei Alalak segera dibuka, demi kepentingan rakyat Kalimantan Selatan.

EKONOMI | 26 September 2021

SMGR Terpilih sebagai Outstanding Company 2021 dari Asiamoney

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) terpilih sebagai outstanding company pada sektor materials dari Asiamoney

EKONOMI | 26 September 2021

Kripto Anjlok Lagi? Ini 7 Bitcoin Crash Terparah dalam Sejarah

Penurunan bitcoin kali ini bisa dibilang bukan apa-apa dibanding penurunan-penurunan sebelumnya.

EKONOMI | 26 September 2021

Awasi Bahaya Ikut-ikutan Investasi, Simak Tips Investor Pemula Ini

Profil risiko adalah tingkat toleransi seorang individu terhadap risiko yang siap ia tanggung.

EKONOMI | 26 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Literasi Perdamaian


# Permata Buana


# Lionel Messi


# Kegiatan Besar



TERKINI
Bongkar Kasus Suap Azis, DPP LPPI: Bukti KPK Kuat Tanpa Novel Cs

Bongkar Kasus Suap Azis, DPP LPPI: Bukti KPK Kuat Tanpa Novel Cs

NASIONAL | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings