Sentimen Resesi Global Picu IHSG Terjun Bebas di Awal Sesi

Sentimen Resesi Global Picu IHSG Terjun Bebas di Awal Sesi
Ilustrasi IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan). (Foto: Beritasatu Photo / David Gita Roza)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Kamis (15/8/2019) dibuka turun 75 poin ke 6.192 dari 6.267.

Berdasarkan data bursa yang diolah Beritasatu.com, hingga pukul 09.10 WIB, IHSG melemah 61,5 poin (0,98 persen) menjadi 6.206.

Sementara Rabu (14/8/2019), imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun anjlok menjadi sekitar 1,60 persen, di bawah imbal hasil surat utang pemerintah bertenor 2 tahun, menandakan pertumbuhan AS yang lemah dalam waktu dekat di mata investor obligasi.

Jerman, mesin ekonomi di Uni Eropa, baru saja mengumumkan bahwa produk domestik bruto (PDB) mengalami kontraksi 0,1 persen pada kuartal kedua 2019. Banyak analis mengaitkan penurunan pertumbuhan di Jerman dengan ketegangan perdagangan antara ekonomi-ekonomi utama dunia, karena ekonomi Jerman sangat bergantung pada ekspor.

Adapun kumpulan saham unggulan yang tergabung dalam Investor33 melemah menjadi 450,3 dari 458,4. Indeks LQ45 melemah 19 poin menjadi 967,8 dari 986,9, indeks syariah yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index (JII) turun menjadi 662,9 dari 675,4.

Sementara bursa saham Amerika Serikat (AS) Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup turun 800,5 poin (3,0 persen) mencapai 25.479, Nasdaq composite index tergerus 242,4 (3,02 persen) mencapai 7.774, sedangkan S&P 500 index turun 85,7 (2,93 persen) mencapai 2.841.

IHSG Rabu (14/8/2019) menguat 56,3 poin (0,90 persen) ke level 6.267,3. Sementara kapitalisasi pasar (market capitalization) sebesar Rp 7.210 triliun. Indeks LQ-45 naik 10,5 poin (1,08 persen) ke level 986,9. Adapun indeks berbasis syariah yang tergabung Jakarta Islamic Index (JII) naik 7,8 poin (1,17 persen) menjadi 675,3.



Sumber: BeritaSatu.com