Wall Street Melonjak Akibat Stimulus Ekonomi Global

Wall Street Melonjak Akibat Stimulus Ekonomi Global
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. ( Foto: AFP / Johannes Eisele )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Selasa, 20 Agustus 2019 | 08:38 WIB

New York, Beritasatu.com- Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street pada perdagangan Senin malam waktu setempat atau Selasa pagi WIB (120/8/2019) ditutup menguat.

Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik 249,8 poin (0,96 persen) mencapai 26.136, Nasdaq composite index naik 106,8 (1,35 persen) mencapai 8.003, sedangkan S&P 500 index naik 34,9 (1,21 persen) mencapai 2.824.

Dow Jones rally lebih dari 200 poin karena saham di Wall Street rebound dari aksi jual masif terburuk Agustus.

Kenaikan Dow karena imbal hasil oligasi pemerintah rebound, memangkas kekhawatiran kemungkinan resesi. Pasar saham juga mendapat dorongan setelah AS setuju memperpanjang penangguhan hukuman sementara untuk raksasa telekomunikasi Tiongkok, Huawei

Di sisi lain, Tiongkok melakukan sejumlah upaya stimulus untuk meredakan kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Bank sentral Tiongkok meluncurkan reformasi suku bunga utama pada Sabtu (17/8/2019) untuk membantu mengarahkan biaya pinjaman lebih rendah bagi perusahaan.

Sementara dari Jerman, Pada Minggu (18/8/2019), Menteri Keuangan Olaf Scholz menyatakan bahwa Berlin dapat menyediakan hingga 50 miliar euro (US$ 55 miliar) pengeluaran tambahan.

Saham-saham juga menguat karena Washington memperpanjang penangguhan hukuman 90 hari untuk Huawei Technologies yang masuk daftar hitam oleh pemerintah AS pada Mei.

Semua dari 11 sektor utama S&P berakhir lebih tinggi. Saham sektor energi terangkat 2,1 persen karena harga minyak naik, memimpin sektor-sektor S&P dalam persentase kenaikan.



Sumber: CNBC