BNI Syariah Targetkan Rp 50 M Lewat Islamic Tourism Expo

BNI Syariah Targetkan Rp 50 M Lewat Islamic Tourism Expo
Konferensi pers Islamic Tourism Expo 2019 di Jakarta, Selasa 20/8/2019. ( Foto: Beritasatu Photo / Whisnu Bagus )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Selasa, 20 Agustus 2019 | 19:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Masih besarnya potensi wisata halal di dalam negeri menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Dalam rangka meningkatkan potensi wisata halal di dalam negeri, BNI Syariah menggelar perhelatan Islamic Tourism Expo 2019.

”Dari pameran tersebut, kita menargetkan transaksi sebesar Rp 50 miliar,” kata Direktur Bisnis SME dan Komersial BNI Syariah, Dhias Widhiyati dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Dhias Widhiyati mengatakan, pameran internasional ini merupakan satu di antara sekian bentuk komitmen BNI Syariah dalam mengembangkan ekosistem halal. Sebagai gambaran, industri halal termasuk wisata halal memiliki potensi besar sekitar US$ 10 miliar menurut riset Global Islamic Finance Report 2017.

Selain itu, pameran ini digelar untuk menjawab antusiasme masyarakat Indonesia beribadah haji dan umroh. Apalagi kuota haji Indonesia saat ini terbesar di dunia sebanyak 231.000 jemaah.

Dhias Widhiyati menambahkan, melalui event yang berisi berbagai macam industri ini dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat sekaligus sebagai sarana konsultasi, terutama dalam menjalankan ibadah haji dan umrah serta wisata halal.

"Kami berharap dapat mempertemukan para stakeholders dari negara-negara tujuan wisata halal di dalam satu kegiatan pameran bertaraf internasional serta mengedukasi masyarakat mengenal perjalanan haji dan umrah," kata Dhias Widhiyati.

Direktur PT Arrayyan Multi Kreasi (AMK) Bambang Hamid penyelenggara pameran, menambahkan BNI Syariah Islamic Tourism Expo 2019 berlangsung di Jakarta Convention Center pada 30 Agustus – 1 September 2019.

"Acara ini tidak hanya memberikan informasi terkait harga paket umroh, haji plus, dan wisata muslim namun dapat berkonsultasi secara langsung dengan perbankan, Asosiasi Penyelenggara Umroh & Haji, Asosiasi Perjalanan Wisata, hingga maskapai penerbangan," kata Bambang Hamid.

Bambang Hamid mengatakan, pameran ini menargetkan buyer dan seller dari negara Timur Tengah, Asia Tengah, Eropa dan ASEAN, di samping warga di Jakarta dan sekitarnya.

Selama berlangsungnya pameran, tersedia panggung acara yang dimeriahkan oleh Arman Maulana, Fatin Shidqia Lubis, serta Indah Nevertari sebagai pendukung pertunjukan bernuansa Islami. Ada pula sajian talk show mengenai destinasi wisata muslim dari National Tourism Organization (NTO).



Sumber: BeritaSatu.com