Petral Stop Mekanisme Tender Impor BBM
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Petral Stop Mekanisme Tender Impor BBM

Jumat, 29 Juni 2012 | 13:22 WIB
Oleh : B1

Dalam jangka waktu tertentu akan dilakukan review, misalnya kontrak setahun maka akan dilakukan review sebanyak tiga kali.

PT Pertamina (Persero) tidak membubarkan PT Pertamina Energy Trading (Petral).

Anak usaha Pertamina tersebut tetap diperbolehkan melakukan pengadaan minyak mentah dan produk bahan bakar minyak (BBM) untuk domestik, hanya saja proses pengadaan via tender dihentikan.

Chairman Petral, Chrisna Damayanto, mengungkapkan, penghentian mekanisme tender dalam pengadaan minyak mentah dan produk BBM resmi dilakukan per 22 Mei 2012. Langkah ini sejalan dengan instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar dilakukan pembelian langsung kepada produsen, yakni perusahaan minyak nasional di negara-negara penghasil minyak.

"Petral tetap ada di sana (Singapura). Pengadaan minyak dan BBM sekarang negosiasi langsung dengan National Oil Company (NOC)," ungkap dia usai penandatangan kontrak kerjasama Pertamina-MedcoEnergi di Kantor Pertamina Refinery Unit V Balikpapan, hari ini.

Chrisna mengungkapkan, sebelum bernegosiasi, terlebih dahulu dilakukan pendekatan goverment to goverment (G to G) antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah setempat. Saat ini, pemerintah telah melakukan dengan Irak dan Venezuela. Sejumlah negara yang akan dijajaki di antaranya Azarbaijan, Thailand, Syiria, Malaysia, Oman, Angola, dan Libya.

"Untuk proses negosiasi, kami sudah bentuk tim khusus. Nanti akan dilihat harga serta kontinuitas suplai. Sifat kerjasama, bisa berlangsung untuk jangka pendek, menengah, dan panjang. Tapi kalau untuk jamin kontinuitas itu idealnya jangka panjang," ungkap dia.

Meski bersifat jangka panjang, namun Petral sebagai pembeli diharapkan memiliki kekuatan. Sebagai contoh, jika dalam perjalanan ada negara yang menawarkan harga minyak lebih murah, bisa saja Indonesia tidak melanjutkan dengan negara yang sudah dikontrak bersangkutan.

Di sisi lain, dalam jangka waktu tertentu akan dilakukan review, misalnya kontrak setahun maka akan dilakukan review sebanyak tiga kali.

Chrisna mengakui, sistem pengadaan seperti itu lebih praktis dibanding proses tender yang harus melalui proses sanggah-menyanggah. Namun, Pertamina menegaskan berubahnya sistem pengadaan dari tender menjadi bukan tender bisa diartikan bahwa sistem pengadaan melalui tender kurang baik bagi perusahaan.

"Banyak persepsi yang salah tentang proses pengadaan minyak dan BBM oleh Petral selama ini. Masyarakat awal banyak yang tidak tahu," kata dia.

Dalam proses tender, tegas Chrisna, belum tentu yang harga termurah sebagai pemenang. Pasalnya, Pertamina harus mempertimbangkan nett present value (NPV). "Ini kami pilih karena crude oil itu macam-macam, jangan sampai pilih crude murah tapi residu banyak. Itu kita rugi nanti pas sudah diolah," kata dia.

Chrisna menjamin berubahnya mekanisme pengadaan di Petral tidak akan mengganggu ketahanan minyak mentah untuk kilang dan BBM di dalam negeri. Saat ini, stok minyak dan BBM nasional dalam kondisi aman. Stok premium cukup 21 hari, solar cukup 48 hari, kerosin cukup 100 hari, dan minyak mentah lebih dari dua minggu.



BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Berlawanan dengan Global, IHSG Berhasil ke Teritori Positif

Para pemimpin Uni Eropa sepakat rencana penyaluran dana senilai 149 miliar euro untuk stimulus ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Trimegah Securities: IHSG Berpotensi Tergerus

Minat beli investor muncul pada saham menarik yang sudah turun cukup dalam seperti ASRI dan ISAT.

EKONOMI | 29 Juni 2012

AAA Sekuritas: Investor Harap-Harap Cemas Tunggu KTT Uni Eropa

Pelaku pasar di bursa global masih menanti hasil pertemuan pemimpin Eropa.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Henan Putihrai: Investor Menunggu, IHSG Cenderung Melemah

IHSG kami perkirakan akan bergerak pada kisaran 3.828-3.973.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Equator Securities: Investor Pantau Uni Eropa, IHSG Cenderung Mixed

Pergerakan IHSG seiring bursa regional yang dibuka mixed.

EKONOMI | 29 Juni 2012

OSO Securities: IHSG Mixed dengan Tren Melemah

Para investor cenderung wait & see dan melepas sahamnya terlebih dahulu, di tengah ketidakpastian hasil KTT Uni Eropa.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Lagi, Bursa Regional Turun Dipicu Eropa

Di Korea saham produsen otomotif tertekan.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Sempat Turun Dalam, Wall Street Ditutup Melemah Tipis

Penurunan saham teknologi mendominasi perdagangan di Wall Street.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Panin Sekuritas: IHSG Kembali Berpotensi Melemah

Jerman kembali menegaskan tidak akan menyetujui penerbitan EuroBond.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Astronacci: Tren Positif Indeks Tertunda

Pergerakan ini mengindikasi fase rally akan tertunda untuk beberapa hari ke depan.

EKONOMI | 29 Juni 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS