Kemenperin: Kebijakan Gas Industri Tidak Tegas
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-2.19)   |   COMPOSITE 6389.83 (-67.98)   |   DBX 1207.48 (-6.95)   |   I-GRADE 186.044 (-1.8)   |   IDX30 536.499 (-4.06)   |   IDX80 144.214 (-1.63)   |   IDXBUMN20 435.358 (-10.84)   |   IDXESGL 149.259 (-0.62)   |   IDXG30 145.988 (-1.78)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-3.45)   |   IDXQ30 152.642 (-1.01)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-4.87)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-7.32)   |   IDXV30 148.997 (-3.22)   |   INFOBANK15 1075.9 (-4.86)   |   Investor33 460.647 (-2.84)   |   ISSI 189.211 (-2.58)   |   JII 668.85 (-10.91)   |   JII70 234.095 (-3.95)   |   KOMPAS100 1287.09 (-14.11)   |   LQ45 998.257 (-9.21)   |   MBX 1767.88 (-20.12)   |   MNC36 340.661 (-2.42)   |   PEFINDO25 338.558 (0.19)   |   SMInfra18 329.085 (-4.86)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-2.17)   |  

Kemenperin: Kebijakan Gas Industri Tidak Tegas

Jumat, 29 Juni 2012 | 13:37 WIB
Oleh : B1

Posisi PGN harus ditegaskan dan kebijakannya ditegaskan, apakah monopoli atau open access?

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai kebijakan gas industri yang tidak diterapkan secara tegas menjadi penyebab timbulnya kekisruhan.

Aturan yang menetapkan peran Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai penyalur gas tidak diterapkan dengan tegas.

Dirjen Basis Industri Manufaktur Kemenperin Panggah Susanto mengatakan, kebijakan gas industri harus ditetapkan dengan asas keberpihakan yang adil bagi semua pihak. Yakni, kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di hulu, PGN sebagai transporter, dan industri sebagai pengguna.

"Posisi PGN harus ditegaskan dan kebijakannya ditegaskan, apakah monopoli atau open access?" kata Panggah usai menghadiri diskusi bersama tentang Gas oleh Ditjen Migas, Kemenperin, dan Kadin di Jakarta, hari ini.

Dia menjelaskan, jika monopoli, penentuan harga harus didasarkan konsultasi dengan pemerintah. Sementara open access, akan membuka persaingan dan memberi pilihan.

"Artinya, ketiga pihak dirangkul dalam kebijakan yang tegas. Biar semua happy. Kalau abu-abu seperti sekarang, pemerintah tidak happy, di hulu tidak happy, apalagi Kemenperin dan industri," kata Panggah.

Untuk itu, ujar dia, Kemenperin dan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) akan berkoordinasi untuk menetapkan kebijakan penetapan alokasi.

"Harus ada jaminan keamanan dan ketersediaan pasokan berlanjut. Jika tidak, momentum pertumbuhan tidak akan tercapai. Peluang investasi yang tinggi bisa hilang karena tidak ada kepastian pasokan. Padahal, Indonesia sedang menjadi tujuan menarik bagi investor," tutur Panggah.

Saat ini, lanjut dia, ada sekitar 400 industri pengguna gas bumi, baik sebagai energi atau bahan baku yang mewakili sekitar 10-30 persen dari beban biaya.

"Penetapan harga kemarin itu kecelakaan. Kenaikan harga di hulu langsung ditransfer PGN dengan menaikkan 55 persen harga gas industri," kata dia.

Menurut Panggah, kebijakan pemerintah yang menetapkan kenaikan sebesar 50 persen secara bertahap merupakan suatu kemajuan. "Kalau tidak ada kejelasan pasokan dan kebijakan harga, saya rasa akan timbul lagi persoalan," tegas Panggah.



BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Petral Stop Mekanisme Tender Impor BBM

Dalam jangka waktu tertentu akan dilakukan review, misalnya kontrak setahun maka akan dilakukan review sebanyak tiga kali.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Berlawanan dengan Global, IHSG Berhasil ke Teritori Positif

Para pemimpin Uni Eropa sepakat rencana penyaluran dana senilai 149 miliar euro untuk stimulus ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Trimegah Securities: IHSG Berpotensi Tergerus

Minat beli investor muncul pada saham menarik yang sudah turun cukup dalam seperti ASRI dan ISAT.

EKONOMI | 29 Juni 2012

AAA Sekuritas: Investor Harap-Harap Cemas Tunggu KTT Uni Eropa

Pelaku pasar di bursa global masih menanti hasil pertemuan pemimpin Eropa.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Henan Putihrai: Investor Menunggu, IHSG Cenderung Melemah

IHSG kami perkirakan akan bergerak pada kisaran 3.828-3.973.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Equator Securities: Investor Pantau Uni Eropa, IHSG Cenderung Mixed

Pergerakan IHSG seiring bursa regional yang dibuka mixed.

EKONOMI | 29 Juni 2012

OSO Securities: IHSG Mixed dengan Tren Melemah

Para investor cenderung wait & see dan melepas sahamnya terlebih dahulu, di tengah ketidakpastian hasil KTT Uni Eropa.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Lagi, Bursa Regional Turun Dipicu Eropa

Di Korea saham produsen otomotif tertekan.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Sempat Turun Dalam, Wall Street Ditutup Melemah Tipis

Penurunan saham teknologi mendominasi perdagangan di Wall Street.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Panin Sekuritas: IHSG Kembali Berpotensi Melemah

Jerman kembali menegaskan tidak akan menyetujui penerbitan EuroBond.

EKONOMI | 29 Juni 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS