Menkeu: Studi Kelayakan JSS Jangan Dikasih ke Swasta
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Menkeu: Studi Kelayakan JSS Jangan Dikasih ke Swasta

Jumat, 29 Juni 2012 | 13:52 WIB
Oleh : B1

Pemerintah memiliki pengalaman buruk dengan proyek yang dikerjakan swasta.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan studi kelayakan Jembatan Selat Sunda sebaiknya ditangani sendiri pemerintah.

Pemerintah memiliki pengalaman buruk dengan proyek yang dikerjakan swasta.

Agus menuturkan, studi kelayakan Jembatan Selat Sunda (JSS) jika dikerjakan swasta, hasil studi yang diperoleh belum tentu sesuai dengan keinginan pemerintah. "Jadi mengarah ke satu yang lebih pasti," kata ujar Agus di Jakarta, hari ini.

Menurut Agus, karena nilai proyeknya besar dan pemerintah akan menjadi pengguna fasilitas tersebut, lebih baik dibuat perencanaan internal di pemerintah terlebih dahulu.

"Daripada menggantungkan pihak ketiga, dan pihak ketiga itu mengatakan bahwa sudah menghabiskan uang Rp1 triliun. Ujung-ujungnya pemerintah harus ganti, itu kan jadi sesuatu yang menjadi risiko," kata Menkeu.

Berdasarkan pengalaman pemerintah beberapa tahun lalu, Agus menambahkan, banyak proyek yang mengalami kendala karena diserahkan seluruhnya kepada swasta, termasuk studi kelayakan. Saat proyek mengalami permasalahan, pemerintah tidak dapat berbuat apa-apa, karena terikat kontrak penjaminan yang disepakati di awal pada studi kelayakan.

Agus juga menjelaskan, studi kelayakan Jembatan Selat Sunda, tidak hanya meliputi konstruksi jembatan, namun memperhitungkan aspek lain seperti pendanaan, kelayakan hukum, ketersediaan tanah, dan aspek lainnya.

Saat ini, menurut dia, pemerintah tengah merevisi Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2011 tentang Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda, yang menjadi dasar hukum pembangunan proyek tersebut.

"Perpres itu mencantumkan dukungan jaminan pemerintah dan itu tentu kami dari sektor keuangan ada perhatian. Apakah studi kelayakan harus diganti pemerintah, untuk itu akan disesuaikan dulu," terang dia.

Agus menambahkan, pemerintah sebenarnya siap memberi dana pendamping melalui Viliability Gap Fund, jika dalam operasional JSS tidak mampu menutupi biaya pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Jawa dan Sumatera.

"Tidak perlu dirisaukan. Sebab, ini merupakan salah satu bentuk pemerintah dalam mewujudkan proyek dengan mengendalikan risiko yang ada," tambah dia.





BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemenperin: Kebijakan Gas Industri Tidak Tegas

Posisi PGN harus ditegaskan dan kebijakannya ditegaskan, apakah monopoli atau open access?

EKONOMI | 29 Juni 2012

Petral Stop Mekanisme Tender Impor BBM

Dalam jangka waktu tertentu akan dilakukan review, misalnya kontrak setahun maka akan dilakukan review sebanyak tiga kali.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Berlawanan dengan Global, IHSG Berhasil ke Teritori Positif

Para pemimpin Uni Eropa sepakat rencana penyaluran dana senilai 149 miliar euro untuk stimulus ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Trimegah Securities: IHSG Berpotensi Tergerus

Minat beli investor muncul pada saham menarik yang sudah turun cukup dalam seperti ASRI dan ISAT.

EKONOMI | 29 Juni 2012

AAA Sekuritas: Investor Harap-Harap Cemas Tunggu KTT Uni Eropa

Pelaku pasar di bursa global masih menanti hasil pertemuan pemimpin Eropa.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Henan Putihrai: Investor Menunggu, IHSG Cenderung Melemah

IHSG kami perkirakan akan bergerak pada kisaran 3.828-3.973.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Equator Securities: Investor Pantau Uni Eropa, IHSG Cenderung Mixed

Pergerakan IHSG seiring bursa regional yang dibuka mixed.

EKONOMI | 29 Juni 2012

OSO Securities: IHSG Mixed dengan Tren Melemah

Para investor cenderung wait & see dan melepas sahamnya terlebih dahulu, di tengah ketidakpastian hasil KTT Uni Eropa.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Lagi, Bursa Regional Turun Dipicu Eropa

Di Korea saham produsen otomotif tertekan.

EKONOMI | 29 Juni 2012

Sempat Turun Dalam, Wall Street Ditutup Melemah Tipis

Penurunan saham teknologi mendominasi perdagangan di Wall Street.

EKONOMI | 29 Juni 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS