Kepala Bappenas Buka Suara soal Wacana Provinsi Bogor Raya
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kepala Bappenas Buka Suara soal Wacana Provinsi Bogor Raya

Kamis, 22 Agustus 2019 | 13:15 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / WBP

Depok, Beritasatu.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menilai wacana pembentukan provinsi baru bernama Bogor Raya yang digulirkan Wali Kota Bogor, Bima Arya tidak efektif mengatasi masalah-masalah di kota metropolitan.

Menurut Bambang, pendirian provinsi baru hanya akan menambah masalah baru karena perkembangan masalah perkotaan muncul secara alamiah dan tidak bisa dikontrol secara administratif.

"Kami punya konsep pengembangan wilayah metropolitan. Dimana kota-kota yang berada di sekitar Jakarta bisa mendapatkan fasilitas publik setara dengan Jakarta tanpa harus membentuk provinsi sendiri. Nanti ada kerja sama antarpemerintah daerah. Sehingga hal-hal yang menyangkut kepentingan publik tidak terhalang oleh wilayah administrasi. Seperti saat ini misalnya, MRT berhenti di Lebak Bulus. Karena wilayah selanjutnya sudah bukan masuk ke dalam Provinsi DKI Jakarta tapi masuk Provinsi Banten," ujar Bambang Brodjonegoro dalam diskusi terbuka "Perencanaan dan Pembangunan Ibu Kota Baru Berbasis Smartcity di Indonesia" di Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (22/8/2019).

Bambang Brodjonegoro mengatakan, daerah-daerah di sekitar Jakarta yang masuk ke dalam metropolitan bisa mendapatkan pendanaan yang dapat diatur bersama tanpa harus membentuk provinsi lagi. "Kami bukan melarang atau tidak setuju, tapi kami sarankan ada pendekatan lain yang lebih baik," kata Bambang Brodjonegoro.

Mencontoh dari Amerika Serikat dimana terdapat metropolitan area yang terdiri dari New York, New Jersey, Pensylvania, Connecticut. Mereka terhubung dalam metropolitan area. Pendekatan metropolitan area digunakan untuk menghubungkan daerah-daerah tersebut, sehingga tidak membentuk pemerintahan daerah baru tersendiri.

Dikatakan Bambang, konsep Jabodetabek memang sudah tak relevan digunakan saat ini karena pembangunan dan hunian semakin meluas. Jika bicara perbatasan sebelah timur, maka bukan lagi Bekasi tapi meluas hingga Karawang. Sedangkan sebelah barat, bukan lagi Tangerang, tapi Serang. Sebelah selatan, kini meluas hingga ke Cianjur tidak hanya terhenti di Depok atau Bogor.

Pengelolaan kota metropolitan akan semakin membesar. Hal ini harus dipandang sebagai sebuah kekuatan baru. Nantinya area metropolitan yang makin meluas ini akan dihuni jutaan penduduk.

"Di sini pentingnya membuat konsep smart city urban regional planning. Jangan sampai ambisi atau niat untuk mendirikan provinsi baru hanya berlatarbelakang politis saja. Misalnya untuk menjadi gubernur di wilayah tersebut, menjadi bupati, menjadi wali kota. Kalau demikian, jelas tak akan menyelesaikan masalah di perkotaan metropolitan," pungkas Bambang Brodjonegoro.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Kempupera Bangun Jaringan Irigasi Tersier Lewat Program Padat Karya Tunai

Saluran irigasi tersier di desa Cileunya, Kabupaten Kuningan, dikerjakan melalui program padat karya tunai dengan melibatkan partisipasi masyarakat setempat.

EKONOMI | 22 September 2021

Rayakan HUT Ke-31, Guardian Berikan Penghargaan kepada Tokoh Inspiratif

Merayakan HUT ke-31, Guardian memberikan penghargaan kepada 31 tokoh yang dianggap memiliki kontribusi serta dampak positif yang nyata dalam kehidupan.

EKONOMI | 22 September 2021

Inovasi Anak Usaha INOV Diganjar Penghargaan Original Rekor Indonesia

Plasticpay memperoleh penghargaan dari Original Rekor Indonesia (ORI) sebagai pemecah rekor gerakan pilah sampah dari rumah.

EKONOMI | 22 September 2021

Sembilan BUMN Dapat PMN Rp 55,88 Triliun pada 2022, Ini Perinciannya

Pemerintah akan menyuntikkan modal pada 2022 sekitar Rp 55,88 triliun untuk sembilan perusahaan BUMN.

EKONOMI | 22 September 2021

Platform Streaming Jadi Peluang Baru Pelaku Industri Film

Airlangga menjelaskan, pendapatan dari langganan video on demand Indonesia bisa mencapai US$ 411 juta di 2021

EKONOMI | 22 September 2021

MAPI Hadirkan Brand Produk Rumah Tangga Thailand di SOGO

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menghadirkan Index Living Mall sebagai icon produk perabot rumah tangga terbesar di Thailand.

EKONOMI | 22 September 2021

Indef: Tujuh Tantangan dan Peluang di Era Pandemi Covid-19

Senior Economist Indef, Aviliani menyebutkan terdapat 7 tantangan digital yang muncul akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 22 September 2021

IsyefPreneur Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

Isyef dan Bank Indonesia kembali menyelenggarakan program pelatihan wirausaha berbasis masjid IsyefPrenuer 2021 untuk penyelenggaraan tahun kedua.

EKONOMI | 22 September 2021

IHSG Menguat, Ini Saham Paling Banyak Ditransaksikan Secara Volume

IHSG pada perdagangan, Rabu (22/9/2021) ditutup menguat 47,50 poin atau 0,78% ke level 6.108,26.

EKONOMI | 22 September 2021

IHSG Menguat, Asing Koleksi BBRI dan Lepas BMRI

BBRI jadi favorit asing pasca-dikoleksi sebanyak Rp 253 miliar ketika IHSG menguat 47,50 poin atau 0,78% ke level 6.108,2.

EKONOMI | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Data Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 22 September 2021

Data Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 22 September 2021

BERITA GRAFIK | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings