Haewon Biotech Akuisisi 49% Saham PT Layanan Medik Indonesia
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Haewon Biotech Akuisisi 49% Saham PT Layanan Medik Indonesia

Kamis, 22 Agustus 2019 | 17:35 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Haewon Biotech Inc prinsipal produk kesehatan dari Korea Selatan mengakuisi 49% saham PT Layanan Medik Indonesia (Get Medik), perusahaan aplikasi yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan digital, senilai lebih dari US$ 1 juta.

Akuisisi saham ini menandai peresmian kerja sama (joint venture) antara PT Layanan Medik Indonesia dan Haewon Biotech Inc dalam membangun bisnis bersama pada industri kesehatan berbasis digital melalui pengembangan platform GetMedik.

“Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan antara Presiden Direktur Get Medik Hamid Mochdar dan Chairman Haewon Biotech Inc Joseph H Jun,” ujar Managing Director Get Medik, Thoriq Abror kepada wartawan di Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Thoriq Abror mengatakan penandatanganan kerja sama joint venture ini merupakan langkah awal yang menunjukkan bahwa Get Medik dan Haewon Biotech Inc siap fokus dalam kompetisi platform digital startup industri kesehatan di Indonesia.

Disebutkan, Get Medik merupakan platform digital layanan kesehatan yang mempertemukan pasien dengan dokter dan layanan medis lainnya dalam bentuk pelayanan yang berkesinambungan. Sementara Haiewon Biotech Inc merupakan prinsipal produk kesehatan dari Korea Selatan dengan kemampuan riset dan teknologi.

“Dengan kemampuan riset dan teknologi yang dimiliki Haewon diyakini akan menjadi kolaborasi kekuatan baru yang lebih baik untuk pengembangan ekosistem riset, bisnis dan teknologi demi perbaikan kualitas pelayanan pada platform Get Medik dalam menunjang pesatnya perkembangan industri kesehatan,” kata Thoriq.

Pihaknya juga telah menyepakati untuk menguatkan misi dalam komitmen terhadap dampak sosial dari bisnis bersama ini, utamanya pada komitmen investasi sosial pada masyarakat ekonomi lemah di Indonesia agar dapat menerima akses dan kualitas pelayanan kesehatan yang layak.

“Secara khusus kami ucapkan terima kasih kepada Daeng M. Faqih yang mewakili Ikatan Dokter Indonesia yang selama masa pengembangan platform layanan sampai pada terwujudnya agenda hari ini telah berkenan melibatkan diri untuk mendukung dan memberikan arahan yang sangat membantu sampai pada rumusan akhir yang bisa kita sepakati bersama,” ujar Thoriq.

Ketika ditanya pangsa pasarnya, Thoriq menyebutkan pangsa pasarnya semua lapisan masyarakat yang belum dapat akses pelayanan kesehatan dengan baik. Menurutnya hal ini juga dapat mendukung pelayanan BPJS yang sudah ada, karena masyarakat untuk konsultasi mengenai kesehatannya tidak perlu datang ke rumah sakit, cukup melalui aplikasi ini sehingga menghemat waktu dan tenaga.

“Kerja sama ini tidak hanya semata-mata bisnis tapi diharapkan punya dampak besar untuk membantu masyarakat yang belum mendapatkan layanan kesehatan yang baik di negeri ini,” tegas Thoriq.

Ditambahkan, sesuai dengan agenda pengembangan layanan, Getmedik versi 2.0 akan segera diluncurkan pada awal kuartal 4, Oktober 2019. Dengan kolaborasi ini dan dukungan semua pihak, kami siap untuk menyajikan GetMedik 2.0 dan berharap masyarakat segera dapat memanfaatkan produk platform ini,” ujarnya.

Sementara itu Chairman Haewon Biotech Inc Joseph H Jun mengatakan sangat bangga bisa bekerja sama dengan Get Medik. Diharapkan teknologi yang dimiliki Haewon dapat menjadi kontribusi nyata untuk pengembangan platform digital kesehatan untuk membantu masyarakat di Indonesia.

Menurut Josep H Jun platform digital teknologi ini sangat cocok untuk masa depan, karena wilayah Indonesia sangat luas dan terdiri atas ribuan pulau. “Dengan kerja sama ini kita berharap dapat membantu masyarakat yang belum mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik, dan dapat maju bersama-sama,” ujar Joseph.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dorong Inovasi, Kemenperin Akan Beri Penghargaan Rintek 2021

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan menganugerahkan Penghargaan Rintisan Teknologi Industri (Rintek) 2021.

EKONOMI | 30 November 2021

Industri Hijau Dorong Sektor Manufaktur Hemat Energi Rp 3 T

Kemenperin memacu pembangunan industri hijau yang mengedepankan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya berkelanjutan.

EKONOMI | 30 November 2021

Hingga September 2021, Pendapatan Link Net Tumbuh 9,8%

Pendapatan Link Net (LINK) dikontribusi dari bisnis jasa broadband internet dan jaringan serta langganan televisi kabel.

EKONOMI | 30 November 2021

Kemendag Dirikan Pusat Promosi Ekspor di PLBN Entikong

Pusat promosi ekspor di PLBN Entikong dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan Provinsi Kalimantan Barat.

EKONOMI | 30 November 2021

OJK Dorong Kolaborasi BPR-BPRS dengan Perusahaan Fintech

OJK meyakini kerja sama BPR-BPRS dengan perusahaan fintech dapat menutupi kekurangan masing-masing institusi, sehingga menciptakan efisiensi.

EKONOMI | 30 November 2021

Asing Lepas Saham Rp 973 Miliar, IHSG Ditutup Turun 74 Poin

IHSG pada penutupan perdagangan sore ini Selasa (30/11/2021) turun 74,3 poin (1,12%) ke level 6.533.

EKONOMI | 30 November 2021

KBI dan Pegadaian Garap Pasar Fisik Emas Digital

Melalui kolaborasi dua perusahaan BUMN ini, KBI akan menitipkan emas fisik yang diperdagangkan dalam pasar fisik emas digital kepada Pegadaian.

EKONOMI | 30 November 2021

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.332

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.275- Rp 14.436 per dolar AS.

EKONOMI | 30 November 2021

Perumnas dan PTPN II Kolaborasi Bangun Kota Mandiri Bekala

Perumnas dan PTPN II merampungkan tahap pertama pembangunan kawasan perumahan Kota Mandiri Bekala di Deli Serdang, Sumatera Utara.

EKONOMI | 30 November 2021

Kementerian PUPR Minta Pemda Permudah Perizinan Perumahan

Kementerian PUPR mendorong pemerintah daerah untuk mempermudah proses perizinan dalam mendukung program sejuta rumah yang dicanangkan Presiden Jokowi.

EKONOMI | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Calon Umrah dengan Vaksin Sinovac Wajib Karantina 3 Hari

Calon Umrah dengan Vaksin Sinovac Wajib Karantina 3 Hari

KESEHATAN | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings