Sambut Hari Perumahan, BTN Tawarkan Program KPR Khusus ASN di Palembang

Sambut Hari Perumahan, BTN Tawarkan Program KPR Khusus ASN di Palembang
Direktur BTN R Mahelan Prabantarikso meninjau rumah yang berlokasi di perumahan bhayangkara praja sriwijaya land (BPSL) Palembang, usai diresmikan oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khawali Abdul Hamid, di Palembang, Sabtu (24/8/2019). ( Foto: Beritasatu Photo/Istimewa )
Mashud Toarik / MT Minggu, 25 Agustus 2019 | 16:32 WIB

Palembang, Beritasatu.com - Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota Polri dan TNI mendapat kemudahan akses pembiayaan perumahan dari PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).

Selain dalam rangka memperingati Hari Perumahan Nasional, yang jatuh pada 25 Agustus 2019, program ini merupakan implementasi setelah penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama antara BTN dengan institusi tersebut.

Adapun proyek perumahan yang ditawarkan adalah Perumahan Bhayangkara Praja Sriwijaya Land (BPS Land) di Palembang. Pencanangan BPS Land dilakukan di Palembang Sabtu (24/8/2019).

Acara ini dihadiri oleh Dirjen Penyediaan Perumahan Kementrian PU dan Perumahan Rakyat, Khalawi Abdul Hamid dan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru serta Direktur BTN, R. Mahelan Prabantarikso pada, Sabtu (24/8/2019).

BPS Land sendiri adalah proyek perumahan yang dibangun oleh PT Cipta Arsigriya di atas lahan seluas 50 Ha dengan target pembangunan rumah sebanyak 3.000 unit.

“BTN berupaya mempermudah akses KPR bagi ASN, Polri dan TNI untuk mempercepat pencapaian target program sejuta rumah yang dirancang Pemerintah, sekaligus mendukung amanat Presiden dalam mempercepat penyediaan rumah bagi mereka,” kata Mahelan dalam keterangan resminya.

Mahelan mengatakan, penawaran BTN untuk proyek tersebut diantaranya, Down Payment (DP) terjangkau atau mulai dari 1%, KPR juga bisa diberikan kepada ASN, TNI atau Polri yang usianya masih di bawah 21 tahun atau minimal 18 tahun pada saat perjanjian akad kredit dan belum.

“Pada tahap awal, kami berharap dengan penawaran menarik ini sekitar 500 orang dari ASN, TNI maupun Polri berminat mengajukan KPR di Bank BTN,” kata Mahelan.

Jumlah kebutuhan rumah untuk aparatur sipil negara atau disebut juga PNS (Pegawai Negeri Sipil), beserta anggota TNI-Polri, total diperkirakan mencapai 1.580.000. Jumlah itu terdiri dari 945 ribu ASN, 275 ribu TNI, dan 360 ribu anggota Polri yang belum memiliki rumah yang layak.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan tadi Bank BTN tidak hanya mengandalkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP, tapi juga program lain, diantaranya BP2B atau Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

Program tersebut merupakan bantuan pemerintah yang diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang telah mempunyai tabungan dalam rangka pemenuhan sebagian uang muka perolehan rumah atau sebagian dana untuk pembangunan Rumah Swadaya melalui kredit/pembiayaan Bank Pelaksana.

Program lainnya adalah mengoptimalkan KPR BTN Mikro dengan Skema Akademisi- Bisnis-Community dan Government atau Pemerintah (ABCG) maupun skema yang tidak melibatkan akademisi. Skema ABCG memfokuskan pada pembiayaan KPR dengan debitur berbasis komunitas yang didukung oleh Pemerintah Daerah setempat dan Instansi Pendidikan serta dibantu proses pembiayaan oleh Bank dalam hal ini Bank BTN.

Sementara itu Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Haid mengungkapkan, pemerintah telah menggulirkan beberapa program bantuan perumahan seperti rumah susun sewa (Rusunawa) dan rumah khusus dalam mendorong penyediaan perumahan bagi ASN, Prajurit TNI, dan Polri, terutama bagi aparatur negara yang bekerja di kawasan terluar, terpencil, dan perbatasan.

“Masyarakat dengan penghasilan maksimal Rp4 juta sudah bisa diberikan subsidi rumah tapak. Saya kira ini akan menarik perhatian masyarakat, karena uang mukanya juga kecil dan ada subsidi bunga,” ungkapnya.



Sumber: Majalah Investor