Imbas Perang Dagang, Wall Street di Zona Merah

Imbas Perang Dagang, Wall Street di Zona Merah
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. ( Foto: AFP / Johannes Eisele )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Rabu, 4 September 2019 | 08:36 WIB

New York, Beritasatu.com- Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street pada perdagangan Selasa malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB (4/9/2019) ditutup melemah.

Mengacu data Bloomberg, Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup turun 285,3 poin (1,08 persen) mencapai 26.118, Nasdaq composite index melemah 22,6 (1,1 persen) mencapai 7.874, sedangkan S&P 500 index turun 20,2 (0,69 persen) mencapai 2.906.

Pelemahan bursa saham AS di tengah perang tarif baru AS-Tiongkok yang mulai berlaku pada 1 September.

Tiongkok pada Senin (2/9/2019) mengajukan kasus perang tarif yang diberlakukan Amerika Serikat ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) setelah AS memberi tarif tambahan 15 persen pada impor barang-barang dari Tiongkok senilai US$ 300 miliar pada 1 September.

Departemen Perdagangan Tiongkok mengatakan, tarif yang diberlakukan Amerika Serikat melanggar konsensus yang dicapai kedua kepala negara di Osaka, Jepang. Kementerian menambahkan bahwa Tiongkok sangat tidak puas dan dengan tegas menentang pembelakukan tarif itu.

Di bidang data ekonomi, ukuran manufaktur AS dari Institute for Supply Management (ISM) menunjukkan sektor ini mengalami kontraksi pada Agustus.

Indeks Pembelian Manajer (PMI) manufaktur AS tercatat 49,1 persen pada Agustus, turun 2,1 poin persentase dari angka Juli, menurut Laporan tentang Bisnis Manufaktur ISM yang dirilis pada Selasa (3/9/2019).

Ketua Komite Survei Bisnis Manufaktur ISM Timothy Fiore mengatakan bahwa dana itu mencerminkan penurunan kepercayaan bisnis.



Sumber: Reuters