Dow Jones Naik Empat Hari Berturut, S&P dan Nasdaq Tertekan

Dow Jones Naik Empat Hari Berturut, S&P dan Nasdaq Tertekan
Ilustrasi bursa saham AS Wall Street. ( Foto: AFP / Johannes Eisele )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Selasa, 10 September 2019 | 08:46 WIB

New York, Beritasatu.com- Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street pada perdagangan Selasa malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB (4/9/2019) ditutup melemah.

Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik 38,1 poin (0,14 persen) mencapai 26.835, Nasdaq composite index melemah 15,6 (0,19 persen) mencapai 8.087, sedangkan S&P 500 index turun 0,3 (0,01 persen) mencapai 2.978.

Dow Jones mencatatkan penguatan beruntun selama 4 hari di tengah optimisme penyelesaian perdagangan AS-Tiongkok. Kenaikan Dow Jones juga menyusul optimisme investor tentang potensi penurunan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve (Fed) AS.

Investor telah mencerna pidato terakhir Direktur Federal Reserve Jerome Powell pada Jumat (6/9/2019), yang mengirimkan sinyal optimistis bahwa The Fed akan terus mengambil tindakan untuk menopang pertumbuhan ekonomi.

Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral AS akan terus bertindak "sesuai" untuk mempertahankan ekspansi ekonomi AS, yang memicu harapan penurunan suku bunga lebih lanjut.

Namun pelemahan saham teknologi dan saham perawatan kesehatan menahan kenaikan indeks. Sektor kesehatan mencatat kerugian terbesar 0,92 persen memimpin di antara enam sektor yang turun dari 11 sektor utama S&P 500.

Saham AT&T naik hampir 1,5 persen, setelah hedge fund AE Elliott Management mengambil saham sebesar US$ 3,2 miliar di raksasa telekomunikasi Amerika Serikat itu.

Elliott Management mengatakan dalam suratnya kepada AT&T bahwa mereka berencana membantu perusahaan telekomunikasi meningkatkan bisnisnya.

Lebih dari setengah dari 30 saham-saham unggulan (bluechips) di Dow memperpanjang kenaikan dengan saham Caterpillar naik 3,7 persen.



Sumber: BeritaSatu.com