Cukai Rokok Naik 23% Mulai 1 Januari 2020

Cukai Rokok Naik 23% Mulai 1 Januari 2020
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Jumat, 13 September 2019 | 21:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah akhirnya memutuskan menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) alias cukai rokok sebesar 23% yang berlaku mulai 1 Januari 2020. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan tujuan Pemerintah menaikkan tarif cukai rokok sebesar 23% pada tahun depan.

"Seperti diketahui bahwa kebijakan cukai adalah bertujuan untuk 3 hal, dalam hal ini untuk mengurangi konsumsi, kedua mengatur industrinya, ketiga penerimaan negara," kata Sri Mulyani di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Sri Mulyani menambahkan, kenaikan cukai rokok yang sebesar 23% dan kenaikan harga jual eceran sebesar 35% akan ditetapkan dalam peraturan menteri keuangan (PMK).

"Kenaikan rata-rata secara total 23% untuk tarif cukainya dan 35 persen dari harga jual akan kami tuangkan dalam PMK, yang akan kita berlakukan sesuai dengan keputusan bapak presiden 1 Januari 2020," ujar Sri Mulyani.

Usulan kenaikan cukai rokok sebesar 23% sudah dibahas bersama dan mendapat pandangan dari Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menaker Hanif Dhakiri, hingga Wapres Jusuf Kalla (JK).

"Dengan demikian kita akan memulai persiapan, sehingga nanti pemesanan pita cukai baru akan bisa dilakukan dalam masa transisi," imbuh Sri Mulyani.



Sumber: BeritaSatu TV