Minyak Brent Meroket 11% Pascaserangan Drone ke Fasilitas Minyak Saudi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Minyak Brent Meroket 11% Pascaserangan Drone ke Fasilitas Minyak Saudi

Senin, 16 September 2019 | 10:24 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Amerika, Beritasatu.com - Harga minyak meroket tajam lebih 10 persen setelah serangan pesawat tanpa awak (drone) pada fasilitas minyak Saudi Aramco Sabtu (14/8/2019). Serangan ini membuat setengah lebih dari kapasitas minyak perusahaan milik negara Saudi itu terganggu dari total produksi 9,8 juta barel per hari.

Pada pukul 0157 GMT Senin (16/9/2019), patokan minyak mentah Internasional Brent melonjak US$ 6,69 atau 11,11 persen menjadi US$ 66,91 per barel. Sementara minyak mentah berjangka patokan AS West Texas (WTI) melonjak US$ 5,41 atau 9,86 persen menjadi US$ 60,26 per barel.

Serangan drone menyerang fasilitas pengolahan minyak di Abqaiq dan ladang minyak Khurais hingga mengganggu pasokan minyak 5,7 juta barel per hari atau 50 persen dari produksi minyak Saudi Aramco. Perusahaan minyak itu dilaporkan telah memulihkan sekitar sepertiga dari produksi minyak mentahnya, atau 2 juta barel pada Senin.

"Dalam jangka pendek dampak langsung pada pasar mungkin terbatas, namun siklus makroekonomi yang bearish (melemah) akan meningkatkan risiko di pasar," kata Kepala global analisis S&P Global Platts Chris Midgley.

Diketahui, Abqaiq adalah fasilitas pemrosesan minyak terbesar di dunia dan pabrik stabilisasi minyak mentah dengan kapasitas pemrosesan lebih dari 7 juta barel per hari. Adapun Khurais adalah ladang minyak terbesar kedua di negara itu dengan kapasitas 1,5 juta barel per hari. Pada bulan Agustus, Arab Saudi menghasilkan 9,85 juta barel per hari.

Pemberontak Houthi Yaman mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Mereka mengatakan serangan itu adalah salah satu yang terbesar ke Arab Saudi. Pemberontak Houthi berada di balik serangkaian serangan terhadap jaringan pipa, tanker, dan infrastruktur Saudi lainnya dalam beberapa tahun terakhir.

AS menyalahkan Iran atas serangan drone itu. Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dalam tweet Sabtu menyatakan bahwa Iran telah meluncurkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pasokan energi dunia.

"Jika Iran putus asa karena kehilangan pendapatan akibat terhentinya ekspor minyak mentah, serangan terhadap kapasitas Saudi tampaknya respons yang mungkin," kata analis energi di Jefferies, Jason Gammel.

Dia mengatakan konflik ini akan berdampak lebih luas dan kemungkinan akan menaikkan harga minyak mentah sebesar US$ 5-10 barel per hari.

Serangan terbaru terjadi ketika Arab Saudi akan mendorong Saudi Aramco melakukan IPO dan perombakan besar sektor energi di negara itu. Presiden dan CEO Saudi Aramco Amin Nasser mengatakan Sabtu tidak ada yang terluka dalam serangan itu. Saat ini pihaknya sedang melakukan pemulihan produksi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Emas Batangan Antam di Rp 753.000 Per Gram

Di luar Jakarta seperti di Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar di Rp 762.000 per gram.

EKONOMI | 16 September 2019

LPKR Tunjuk Rudy Halim sebagai COO

Lippo Karawaci melengkapi perubahan manajemen dengan penunjukkan COO yang sudah berpengalaman.

EKONOMI | 16 September 2019

Dibuka, IHSG Langsung Longsor Terseret Saham Rokok

Hingga pukul 09.10 WIB, IHSG turun 117,5 poin (1,86 persen) menjadi 6.217.

EKONOMI | 16 September 2019

Mayoritas Bursa Asia Dilanda Aksi Jual Pagi Ini

Indeks kawasan Asia Pasifik di luar Jepang MSCI index turun 6,21 (0,53 persen) menjadi 1.203,5.

EKONOMI | 16 September 2019

Awal Perdagangan, Rupiah Melemah Sejalan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 13.990 - Rp 14.010 per dolar AS.

EKONOMI | 16 September 2019

Adira Finance Komitmen Dukung Pariwisata Lokal

Festival Pesona Lokal merupakan program CSR Adira Finance bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata.

EKONOMI | 15 September 2019

Perkuat Brand Equity, AP II Gandeng Traveloka dan Pegipegi

Melalui kerja sama ini, Pegipegi dan Traveloka dapat memanfaatkan ruang komersial di terminal bandara Soetta.

EKONOMI | 15 September 2019

Dampak Kabut Asap, Garuda Batalkan 12 Penerbangan

Garuda senantiasa mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

EKONOMI | 15 September 2019

Pengusaha Kosgoro DKI Dukung Program Biodiesel 50%

Ada sekitar 20 juta manusia yang hidupnya bergantung kepada industri sawit.

EKONOMI | 15 September 2019

106 Penerbangan Lion Air Terdampak Kabut Asap

Dampak yang timbul berpotensi mengakibatkan terganggunya pada rotasi pesawat untuk sektor atau rute penerbangan berikutnya.

EKONOMI | 15 September 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS