Trump Lepas Cadangan Minyak AS untuk Stabilkan Pasar
Logo BeritaSatu

Trump Lepas Cadangan Minyak AS untuk Stabilkan Pasar

Senin, 16 September 2019 | 10:35 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Amerika, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Minggu (15/9/2019) mengatakan pihaknya akan melepas cadangan minyak strategis AS ke pasar setelah serangan drone ke fasilitas produksi Saudi Aramco di Arab Saudi sehingga menghancurkan setengah dari total produksi minyak mentah negara itu sebesar 9,8 jta barel per hari.

Langkah Trump untuk menjaga pasar tetap tersuplai. Trump juga mengatakan AS meyakini mengetahui pelaku dibalik pengebom fasilitas minyak di Saudi.

Pada pukul 0157 GMT Senin (16/9/2019), patokan minyak mentah Internasional Brent melonjak US$ 6,69 atau 11,11 persen menjadi US$ 66,91 per barel. Sementara minyak mentah berjangka patokan AS West Texas (WTI) melonjak US$ 5,41 atau 9,86 persen menjadi US$ 60,26 per barel.

Serangan drone menyerang fasilitas pengolahan minyak di Abqaiq dan ladang minyak Khurais hingga mengganggu pasokn minyak 5,7 juta barel produksi minyak mentah per hari atau 50 persen dari produksi minyak Saudi Aramco. Perusahaan minyak itu dilaporkan telah memulihkan sekitar sepertiga dari produksi minyak mentahnya, atau 2 juta barel pada Senin.

Diketahui, Abqaiq adalah fasilitas pemrosesan minyak terbesar di dunia dan pabrik stabilisasi minyak mentah dengan kapasitas pemrosesan lebih dari 7 juta barel per hari. Adapun Khurais adalah ladang minyak terbesar kedua di negara itu dengan kapasitas 1,5 juta barel per hari. Pada bulan Agustus, Arab Saudi menghasilkan 9,85 juta barel per hari.

Pemberontak Houthi Yaman mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Mereka mengatakan serangan itu adalah salah satu yang terbesar ke Arab Saudi. Pemberontak Houthi berada di balik serangkaian serangan terhadap jaringan pipa, tanker, dan infrastruktur Saudi lainnya dalam beberapa tahun terakhir.

AS menyalahkan Iran atas serangan drone itu. Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dalam tweet Sabtu menyatakan bahwa Iran telah meluncurkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap pasokan energi dunia.

Seranga itu terjadi ketika Saudi Aramco berencana go public dan menjadikan IPO terbesar di dunia. Aramco menarik minat investor dengan merilis obligasi global pada April lalu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Minyak Brent Meroket 11% Pascaserangan Drone ke Fasilitas Minyak Saudi

Serangan drone menyerang fasilitas pengolahan minyak di Abqaiq dan ladang minyak Khurais hingga mengganggu pasokan minyak 5,7 juta barel per hari.

EKONOMI | 16 September 2019

Emas Batangan Antam di Rp 753.000 Per Gram

Di luar Jakarta seperti di Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar di Rp 762.000 per gram.

EKONOMI | 16 September 2019

LPKR Tunjuk Rudy Halim sebagai COO

Lippo Karawaci melengkapi perubahan manajemen dengan penunjukkan COO yang sudah berpengalaman.

EKONOMI | 16 September 2019

Dibuka, IHSG Langsung Longsor Terseret Saham Rokok

Hingga pukul 09.10 WIB, IHSG turun 117,5 poin (1,86 persen) menjadi 6.217.

EKONOMI | 16 September 2019

Mayoritas Bursa Asia Dilanda Aksi Jual Pagi Ini

Indeks kawasan Asia Pasifik di luar Jepang MSCI index turun 6,21 (0,53 persen) menjadi 1.203,5.

EKONOMI | 16 September 2019

Awal Perdagangan, Rupiah Melemah Sejalan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 13.990 - Rp 14.010 per dolar AS.

EKONOMI | 16 September 2019

Adira Finance Komitmen Dukung Pariwisata Lokal

Festival Pesona Lokal merupakan program CSR Adira Finance bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata.

EKONOMI | 15 September 2019

Perkuat Brand Equity, AP II Gandeng Traveloka dan Pegipegi

Melalui kerja sama ini, Pegipegi dan Traveloka dapat memanfaatkan ruang komersial di terminal bandara Soetta.

EKONOMI | 15 September 2019

Dampak Kabut Asap, Garuda Batalkan 12 Penerbangan

Garuda senantiasa mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

EKONOMI | 15 September 2019

Pengusaha Kosgoro DKI Dukung Program Biodiesel 50%

Ada sekitar 20 juta manusia yang hidupnya bergantung kepada industri sawit.

EKONOMI | 15 September 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS